JAKARTA, KOMPAS.TV - Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan pada kuartal II 2026, meski melambat dibandingkan pertumbuhan 5,61% pada kuartal I.
Pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global dan lonjakan harga minyak dunia ini menjadi sentimen positif bagi pasar saham Indonesia.
IHSG juga menguat pada perdagangan akhir pekan, sementara dana asing mulai tercatat masuk meski secara year to date investor asing masih membukukan net sell besar.
Baca Juga: FULL! Pakar Bicara Gejolak Iran Tekan AS Lewat Selat Hormuz, Perang Bisakah Redah? | KOMPAS PAGI
Dalam dialog Kompas Bisnis, Aqil Triadi, Senior Research Analyst Panin Sekuritas, menilai pertumbuhan GDP menjadi salah satu katalis utama penguatan IHSG.
Namun, investor masih mencermati sejumlah faktor seperti nilai tukar rupiah, ketegangan geopolitik, kebijakan pemerintah, serta perkembangan MSCI.
Aqil menilai arus dana asing masih cenderung keluar-masuk dan belum menunjukkan keyakinan penuh untuk kembali masuk ke pasar saham Indonesia secara berkelanjutan.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- dialog sapa pagi
- kompas pagi
- kompas bisnis






Komentar (0)