Heri Mulyadi, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mengatakan destinasi wisata di sekitar Gunung Bromo masih aman dikunjungi wisatawan.
“Akses menuju kawasan Gunung Bromo dari empat pintu resmi ditutup sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB karena kebakaran, namun sejumlah destinasi wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo yang berada di sekitar kawasan Bromo masih dalam kondisi aman untuk dikunjungi,” katanya di Probolinggo, seperti dilansir Antara, Minggu (9/8/2026).
Ia mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan, sejumlah objek wisata seperti Jembatan Kaca Bromo, Puncak Seruni Point, hingga Terminal Wisata Seruni Point masih dalam kondisi aman, karena titik api di kawasan Bromo dinilai masih cukup jauh dari lokasi-lokasi tersebut.
“Untuk beberapa destinasi wisata tersebut kondisi hari ini masih aman dan juga masih memungkinkan untuk dikunjungi wisatawan. Namun, kami tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan,” katanya.
Namun, apabila kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berubah dan mulai mengarah atau mengganggu kawasan wisata di Kabupaten Probolinggo, pemerintah tidak menutup kemungkinan melakukan pembatasan kunjungan.
“Hari ini masih aman untuk dikunjungi, tetapi apabila suatu waktu ada perubahan dan perkembangan di lapangan, kemungkinan juga akan ditutup apabila mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketenangan,” ujarnya.
Heri menjelaskan, langkah pembatasan akan dilakukan sebagai antisipasi jika situasi berkembang dan berpotensi membahayakan wisatawan maupun masyarakat di sekitar objek wisata.
“Disporapar Kabupaten Probolinggo bersama pihak terkait akan terus memantau perkembangan karhutla dan kondisi keamanan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan terkait aktivitas kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi yang berada di wilayah Kabupaten Probolinggo,” katanya.(ant/iss/ham)





Komentar (0)