JAKARTA - Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI PP) membantah narasi yang menyebut temuan ratusan senjata di lingkungan Sekolah Islam Harapan Ibu, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, merupakan bagian dari konflik internal yayasan untuk menyingkirkan mantan Ketua Yayasan berinisial IWD.
Pengurus yayasan menyatakan persoalan temuan senjata di ruang tertutup milik mantan Ketua Yayasan berinisial IWD murni dugaan pelanggaran hukum yang harus ditindaklanjuti aparat penegak hukum.
"Pertama-tama tidak ada konflik dalam artian pendiri yayasan itu sendiri. Itu terbukti pada saat ini sudah ada salah satu pendirinya. Tetapi intinya pada saat ini kita mau bilang bahwa IWD itu hadir dari konflik begitu. Tapi pada saat ini tidak ada konflik di antara pendiri itu sendiri," kata Alvons, Minggu (9/8/2026).
Menurut Alvons, langkah yang dilakukan pengurus saat ini bertujuan mengembalikan yayasan sesuai visi dan misi pendiri, bukan dilatarbelakangi perselisihan internal. "Di sini yang melatarbelakangi bukan karena adanya perselisihan, bukan. Tapi lebih kepada bagaimana memastikan bahwa sekolah ini kembali sesuai dengan khittahnya itu saja sebenarnya," ujarnya.





Komentar (0)