Liputan6.com, Jakarta - Kuasa Hukum Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP), Hermawanto, meminta pihak kepolisian segera melakukan sterilisasi di seluruh area sekolah setelah ditemukan 996 senjata di ruangan mantan ketua yayasan.
Dia meminta sterilisasi dapat dilakukan saat sekolah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Advertisement
"Jadi hari Senin besok. Jadi kami itu sudah meminta komunikasi langsung, ini ada rekaman komunikasinya saya dengan penyidik di Polres Metro Jakarta Selatan untuk meminta kepolisian segera melakukan sterilisasi," jelas jelas Hermawanto kepada wartawan, Minggu (9/8/2026).
Dia menjelaskan, penerapan sistem PJJ selama satu minggu ke depan salah satunya bertujuan memberikan waktu untuk proses sterilisasi. Langkah tersebut diambil untuk memastikan keamanan dan keselamatan para peserta didik.
"Karena masih ada ruangan yang tertutup, masih ada ruangan yang ter-police line yang kami tidak tahu di dalam isinya apa," jelasnya.
Selain itu, Hermawanto menjelaskan pihak sekolah mengirim surat kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) guna mendapat perlindungan hukum.
"Karena kami ini sekolah dasar dan menengah sehingga kewenangan beliau juga kewenangan Kementerian Dasar Menengah untuk memberikan perlindungan kepada kami," katanya.





Komentar (0)