PT KITLT Tegaskan Tidak Terlibat Sengketa Lahan Laoli, Dorong Penyelesaian Humanis dan Berkeadilan

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, LUWU TIMUR- PT Kawasan Industri Terpadu Luwu Timur (KITLT) menegaskan bahwa perusahaan sama sekali tidak terlibat dalam sengketa lahan yang terjadi di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Perusahaan mengingatkan pentingnya informasi yang akurat agar tidak menimbulkan persepsi keliru di masyarakat terkait isu tersebut.

Andi Nasrulsyah R. Manggabarani, External PT KITLT, menjelaskan bahwa keberadaan kendaraan operasional perusahaan di sekitar lokasi pengosongan lahan bukan bagian dari aktivitas perusahaan maupun dukungan terhadap salah satu pihak dalam sengketa.

Kendaraan tersebut memang diperuntukkan untuk kegiatan di kawasan Lampia, namun secara insidental digunakan oleh warga setempat yang bukan karyawan PT KITLT tanpa sepengetahuan staf perusahaan.

“Kelalaian atas kejadian tersebut pun saat ini tengah dievaluasi oleh manajemen pusat PT KITLT di Makassar dan memastikan akan ada sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” jelasnya, dalam siaran pers, Minggu (9/8/2026).

PT KITLT menegaskan tidak memiliki persoalan maupun persaingan bisnis negatif dengan pihak manapun yang berinvestasi di Kabupaten Luwu Timur. Perusahaan berupaya membangun komunikasi dan kerja sama yang produktif demi kemajuan daerah dan masyarakat setempat.

“Kami turut prihatin dengan situasi saat ini, dan sebagai pihak yang terlibat dalam rencana investasi di daerah ini kami tentu saja juga termasuk pihak yang dirugikan jika situasi ini terus berlarut-larut. Dimana-mana investasi memerlukan situasi sosial yang aman dan stabil sehingga iklim usaha juga dapat tumbuh dengan baik dan berkembang,” kata Andi Nasrulsyah.

PT KITLT mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang merugikan pihak yang tidak terkait.

“PT KITLT berharap dan percaya bahwa setiap dinamika sosial dan persoalan hukum yang berkembang di tengah masyarakat, dengan dukungan semua pihak, kelak akan dapat menemukan titik temu yang menjadi solusi terbaik bagi kepentingan pemerintah, masyarakat dan pembangunan Kabupaten Luwu Timur secara beradab, bermartabat, dan berkelanjutan,” pungkas Andi Nasrulsyah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tasyi Athasyia Laporkan Karyawannya Usai Mencuri Puluhan Tas Mewah Miliknya
• 23 jam lalu
0
thumb
Baznas RI Perkuat Bantuan Palestina, Gandeng KHCF Yordania untuk Layanan Kesehatan dan Beasiswa
• 1 jam lalu
0
thumb
Lydia Kandou Wujudkan Mimpi Jadi Biarawati 
• 7 jam lalu
0
thumb
Bukan Sektor Tambang, Ini Tulang Punggung Ekonomi Indonesia di Kuartal II-2026
• 9 jam lalu
0
thumb
PERADIPROF Bekerja Sama Dengan Universitas Indonesia (UI) Menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA)
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.