Norman Joesoef Mencuat di Bursa Wamenhan, Dave Laksono: Latar Belakang Bukan Satu-satunya Ukuran

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Norman Joesoef Mencuat di Bursa Wamenhan, Dave Laksono: Latar Belakang Bukan Satu-satunya UkuranNasional | sindonews | Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35Dengarkan Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono merespons mencuatnya nama pengusaha muda Norman Joesoef yang santer dikabarkan bakal mengisi posisi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan). Menurut dia, sosok dari kalangan nonmiliter tetap memiliki peluang untuk mengisi posisi Wamenhan.

“Apabila nantinya posisi tersebut diisi oleh sosok dari kalangan nonmiliter, saya kira hal itu tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang otomatis menimbulkan gesekan dengan TNI," kata Dave, dikutip Minggu (9/8/2026).

Baca juga: DPR Berharap Kenaikan Tukin Tingkatkan Profesionalisme Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan

Baca Juga:Melawan Saat Ditangkap, DPO Curanmor di Jember Meronta

"Selama pembagian tugas dan kewenangan jelas, komunikasi berjalan baik, serta seluruh pihak bekerja dalam kerangka kebijakan pertahanan yang sama, sinergi dapat berjalan secara profesional. Yang utama adalah menjaga soliditas dan menempatkan kepentingan pertahanan negara di atas kepentingan lainnya,” sambungnya.

Dia berpendapat, latar belakang profesi tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran dalam menentukan sosok yang layak menduduki jabatan Wakil Menteri Pertahanan. Dave menilai posisi tersebut membutuhkan figur yang memiliki kompetensi, pengalaman, pemahaman terhadap isu strategis pertahanan, serta kemampuan membangun koordinasi.

“Menurut saya, latar belakang militer maupun nonmiliter tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran. Posisi Wakil Menteri Pertahanan membutuhkan kompetensi, pengalaman, pemahaman terhadap isu strategis pertahanan, serta kemampuan membangun koordinasi yang baik," ujarnya.

Baca juga: 3 Brigjen Baru Dapat Penugasan di Baintelkam dalam Mutasi Polri Akhir Juli 2026

"Dengan kapasitas tersebut, seorang Wamenhan dapat menjalankan tugasnya secara efektif dan memberikan dukungan yang optimal kepada Menteri Pertahanan, terlepas dari latar belakang profesinya,” tambah Dave.

Baca Juga:Panen Melimpah, Warga Lereng Gunung Slamet di Purbalingga Perang Tomat Busuk

Kendati demikian, Dave mengingatkan bahwa keputusan mengenai siapa yang akan mengisi posisi Wakil Menteri Pertahanan sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, ia meminta publik tidak mendahului proses yang masih berjalan dan menunggu keputusan resmi dari Presiden.“Terkait wacana pengisian posisi Wakil Menteri Pertahanan, menurut saya, hal tersebut merupakan bagian dari kewenangan Presiden dalam menentukan susunan dan kebutuhan kabinet," ungkapnya.

"Karena itu, kita perlu menunggu keputusan resmi dan tidak mendahului proses yang masih berjalan. Yang terpenting, siapa pun yang nantinya dipercaya harus memiliki kapasitas untuk menjawab kebutuhan organisasi dan memperkuat pelaksanaan kebijakan pertahanan nasional,” pungkasnya.

Nama Norman Joesoef belakangan mencuat dalam wacana pengisian posisi Wamenhan. Norman dikenal sebagai pengusaha yang berkecimpung di sektor industri pertahanan. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai siapa yang akan dipercaya Presiden untuk mengisi posisi tersebut.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kawasan Gunung Bromo Masih Terbakar, BNPB Lanjutkan Pemadaman via Darat dan Udara
• 1 jam lalu
0
thumb
23,5 Juta KPM Jadi Sasaran Bansos Tahap Juli-September 2026, Cek Namamu Masuk atau Tidak!
• 8 jam lalu
0
thumb
Operasi Keamanan Pakistan Tewaskan 29 Militan dalam Tiga Hari
• 21 jam lalu
0
thumb
Stok Rudal Menipis Level Mengkhawatirkan, Militer AS Bingung Cari Jalan Keluar Perang Iran?
• 3 jam lalu
0
thumb
Seskab Sebut 100 Sekolah Rakyat Baru Siap Beroperasi
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.