Tak Cuma Timnas Indonesia yang Jadi Korban, Blunder Wasit Juga Rugikan Myanmar saat Lawan Thailand di Piala AFF 2026

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi keputusan wasit yang dianggap blunder kembali mewarnai Piala AFF 2026. Kali ini, Myanmar merasa dirugikan saat menghadapi Thailand.

Sebelumnya, Timnas Indonesia juga dibuat kecewa oleh keputusan wasit. Skuad Garuda bermain 1-1 melawan Singapura dan gagal melaju ke semifinal.

Dalam laga tersebut, wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri menjadi sorotan. Ia sempat membatalkan kartu merah untuk pemain Singapura, Ui Young Song.

Kini, kontroversi serupa muncul dalam laga Thailand kontra Myanmar. Pelatih Myanmar, Jorn Andersen, terang-terangan mempertanyakan keputusan wasit Yusuke Ohashi.

Thailand menjamu Myanmar pada Sabtu (8/8/2026) malam. Gajah Perang menang 2-0 dan menutup fase grup dengan catatan sempurna.

Thailand meraih 12 poin dari empat pertandingan. Mereka juga belum kebobolan satu gol pun sepanjang fase grup Piala AFF 2026.

Dua gol Thailand dalam laga tersebut sama-sama lahir dari titik putih. Wasit Ohashi memberikan dua penalti setelah pemain Myanmar dinilai melakukan handball.

Keputusan itu membuat Andersen tidak puas. Ia menilai timnya sebenarnya mampu memberikan perlawanan lebih baik kepada Thailand.

"Kami tidak kalah dari Thailand hari ini, kami kalah dari lawan yang berbeda," ujar Andersen setelah pertandingan. Ia menilai timnya menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan tuan rumah.

Andersen juga menyinggung peran tim wasit dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, keputusan yang diambil wasit turut memengaruhi hasil akhir laga.

Dua penalti diberikan pada awal masing-masing babak. Keduanya sama-sama terjadi setelah pemain Myanmar menyentuh bola dengan tangan di area terlarang.

Myanmar sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol. Bahkan, dua tembakan pemain mereka sempat membentur mistar gawang Thailand.

Situasi lain juga terjadi menjelang pertandingan berakhir. Wasit Ohashi sempat menggunakan VAR setelah Sarach Yooyen mengenai pemain Myanmar di dalam kotak penalti.

Namun, setelah meninjau tayangan ulang, Ohashi tidak memberikan penalti untuk Myanmar. Keputusan tersebut kembali membuat kubu Myanmar kecewa.

Andersen bahkan menerima kartu kuning akibat reaksinya terhadap keputusan wasit. Seusai pertandingan, pelatih asal Denmark itu tetap menyuarakan kekecewaannya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Indonesia Akan Punya AI Factory 1 GW, Tahap Awal Dibangun di Batang 2027
• 4 jam lalu
0
thumb
Danantara Gelontorkan Investasi Rp44,5 Triliun untuk Kuasai Pasar Daging Asia
• 5 jam lalu
0
thumb
Aneh tapi Nyata, Ada Negara yang Wajibkan Seat Belt Mobil tapi Tidak Helm Motor
• 4 jam lalu
0
thumb
Keluarga Laporkan Kematian Sutrimo ke Polresta Banyumas
• 7 jam lalu
0
thumb
Barcelona Gagal Juara di Friuli Venezia Giulia Cup Setelah Kalah dari Udinese
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.