Kepala BGN Minta MBG Tak Dibawa Pulang Siswa ke Rumah untuk Hindari Keracunan

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono meminta siswa tidak membawa pulang menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Makanan yang telah diterima di sekolah diharapkan langsung dikonsumsi di tempat sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

"Kami mohon sesuai dengan petunjuk teknis, bapak, ibu semua, (MBG) sebaiknya tidak dibawa pulang. Pastikan makannya satu, dimakan di situ, dikonsumsi di kelas itu di jam yang memang diperbolehkan, dan sebaiknya tidak dibawa pulang," kata Sudaryono dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu, 9 Agustus 2026.

Baca Juga :
BGN Wajibkan Ompreng MBG Cantumkan Batas Waktu Konsumsi Mulai Pekan Depan
Langkah Kepala BGN soal Percepatan Operasional 114 Dapur MBG Diapresiasi Penuh

Suasana dapur MBG di Brebes saat akan menyiapkan untuk disalurkan ke sekolah
Photo :
  • tvOne

Sudaryono mengatakan imbauan tersebut berkaitan dengan risiko keamanan pangan apabila makanan disimpan dan dikonsumsi kembali di rumah setelah melewati batas waktu aman.

Menurutnya, praktik membawa pulang makanan MBG telah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kasus keracunan di sejumlah titik. Bahkan, kata dia, kasus tersebut tidak hanya dialami siswa, tetapi juga orang tua yang mengonsumsi makanan yang dibawa pulang.

"Memang ini saya paham sekali, saya juga kemarin di satu SD yang di Bogor yang saya datangi itu kemudian dibelah dua, dia bilang dia teringat ibunya di rumah. Ini menjadi satu case keracunan di beberapa titik, Bahkan yang keracunan bukan hanya siswanya, tapi bapak, ibu orang tua di rumah ikut keracunan karena makanan yang dibawa pulang tadi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Di momen ini kami juga menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarga korban di seluruh Indonesia, di beberapa kejadian,” ujar Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat 7 Agustus 2026.

Dia mengungkapkan kasus keracunan MBG terjadi di beberapa daerah, seperti di Jepara, Yogyakarta, Semarang, dan terbaru di Jayapura.

Sudaryono berjanji akan memperbaiki tata kelola pelaksanaan MBG sehingga kasus keracunan tidak akan terjadi lagi ke depannya.

“Ini kami mohon maaf, barang kali, kami akan terus tingkatkan ini. Selain itu, juga kami minta izin untuk dalam waktu yang sesingkat-singkatnya ini kami perbaiki dengan segera tata kelola untuk supaya kasus keracunan ini betul-betul kami bisa nolkan,” katanya.

Baca Juga :
BGN Buka Tiga PO Box untuk Terima Aduan Warga Soal MBG
Awasi Program MBG, Sudaryono Tugaskan Pejabat BGN Ngantor di Daerah
Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi, Sudaryono: Kita Perbaiki dalam Waktu Sesingkat-singkatnya

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Detik-Detik Penembakan di Restoran Amerika Serikat Terekam CCTV, 3 Orang Tewas | KOMPAS PAGI
• 5 jam lalu
0
thumb
Link Job Fair Online Kota Tangerang Edisi Kemerdekaan 2026, Catat Cara Daftarnya!
• 23 jam lalu
0
thumb
Selama 4 Hari, KPK Geledah 15 Rumah Terkait Korupsi Bupati Pemalang 
• 19 menit lalu
0
thumb
Daftar 94 Pinjaman Online Legal OJK 2026, Ini Link dan Website Resminya
• 20 jam lalu
0
thumb
Tak Melulu Soal Pengkhianatan, Simak 4 Arti Mimpi Selingkuh Menurut Psikologis yang Jadi Pesan Alam Bawah Sadarmu
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.