Perkuat Ekosistem Wisata Bahari, Kemenpar Dorong Yacht Tourism 

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong pengembangan wisata yacht (yacht tourism) untuk memperkuat ekosistem wisata bahari Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata nasional.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan wisata yacht menjadi salah satu dari tiga pilar utama pengembangan wisata bahari berkualitas di Indonesia, bersama wisata cruise dan diving.

Baca Juga
  • Bachtiar Nasir: Kemerdekaan tak Cukup Diperingati dengan Seremoni
  • Pencetak Gol di Final Piala Dunia Minta Dijual ke PSG
  • JPO Love Hate Relationship di Rasuna Said Dibongkar

"Acara ini merupakan etalase yang menunjukkan kesiapan ekosistem marine tourism Indonesia. Wisata yacht menjadi bagian dari tiga pilar utama pengembangan wisata bahari berkualitas, bersama dengan wisata cruise dan diving," ujar Widiyanti dalam acara INSA Yacht Festival (IYF) 2026 di Bali, Sabtu (8/8).

Menurut dia, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan yacht tourism karena merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan berada dalam kawasan Coral Triangle yang memiliki kekayaan biodiversitas laut.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia mengatakan pengembangan wisata yacht membutuhkan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan pelaku industri, investor, komunitas, pemerintah, dan pelaku pariwisata.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem industri yacht tourism yang semakin kompetitif sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang lebih luas, mulai dari meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan industri pelayaran, marina, galangan kapal, hingga UMKM, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir," katanya.

Sejumlah kapal yacht peserta Sail to Indonesia Yacht Rally 2022 membuang sauh di Teluk Ambon, Provinsi Maluku, Ahad (31/7/2022). Pariwisata maritim Maluku mulai menggeliat setelah pandemi COVID-19 mereda, ditandai dengan 31 yacht peserta reli dari berbagai negara singgah di empat titik di Maluku, yakni ke Maluku Tenggara, Banda Neira, Ambon dan Tifu. - (ANTARA/FB Anggoro)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi: Pelaku Penembakan Sekolah di Thailand Kerap Tonton Konten Kekerasan
• 3 jam lalu
0
thumb
Xabi Alonso Bongkar Filosofi Taktik Chelsea usai Libas AC Milan di Stadion GBK
• 10 jam lalu
0
thumb
Gen Alpha Hidup di Era Gadget yang Serba Instan, Benarkah Jadi Nggak Sabaran?
• 5 jam lalu
0
thumb
Call Center 1500813 DKI layani derek hingga kendaraan jenazah gratis
• 2 jam lalu
0
thumb
Spanyol-Italia Memanas, Turis Italia Mendadak Diperiksa
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.