Kok Bisa Seskab Teddy Termasuk Menteri Berkinerja Terbaik?

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya masuk jajaran menteri dengan persepsi kinerja terbaik berdasarkan survei Indonesia Political Opinion (IPO).

Pengamat Forum Geopolitika Nusantara Irsyad Mohammad menilai posisi Seskab Teddy tersebut tidak lepas dari kombinasi popularitas dan kapabilitas yang dimilikinya.

BACA JUGA: Pramono Bertemu Teddy di Kantor Seskab, Apa yang Dibahas?

Menurut Irsyad, popularitas menjadi faktor penting karena publik akan lebih mudah menilai kinerja figur yang sudah dikenal.

“Purbaya jadi menteri paling terbaik kinerjanya karena dia tampil dan cukup vokal di publik, walhasil publik pun tahu kinerjanya. Seskab Teddy masuk nominasi menteri dengan kinerja terbaik di urutan nomor dua karena popularitasnya nyata di masyarakat,” ujar Irsyad dalam keterangan yang diterima JPNN.com, Minggu (9/8).

BACA JUGA: Momen Haru, Seskab Teddy Bikin Gubernur Pramono Menitikkan Air Mata

Berdasarkan survei IPO, Teddy menempati posisi kedua dalam persepsi kinerja terbaik di Kabinet Merah Putih dengan tingkat kepuasan 33,5 persen.

Teddy hanya berada di bawah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang memperoleh 42,8 persen. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berada di posisi ketiga dengan 32 persen.

BACA JUGA: Qodari Sebut Seskab Teddy Teladan bagi Taruna Akmil

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan persepsi publik terhadap menteri yang dinilai bekerja baik memiliki keterkaitan dengan tingkat popularitas masing-masing figur.

“Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua,” kata Dedi dalam konferensi pers di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8).

Irsyad mengatakan hasil survei tersebut dapat menjadi salah satu gambaran mengenai persepsi masyarakat, sepanjang metodologi dan hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Dia menjelaskan dalam politik terdapat tiga unsur yang kerap disebut sebagai tiga “tas”, yakni popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas.

Popularitas, kata Irsyad, menjadi tahapan awal karena masyarakat harus mengenal seorang figur sebelum memberikan penilaian lebih jauh.

“Jadi kita harus ingat dalam politik ada tiga unsur ‘tas’, yakni popularitas dulu, baru akseptabilitas, dan ketiga elektabilitas,” katanya.

Irsyad menilai figur-figur kabinet yang mendapat penilaian positif dalam survei tersebut setidaknya telah memiliki kombinasi popularitas dan kapabilitas.

“Dalam hal ini saya lihat menteri-menteri yang dianggap kinerjanya baik oleh publik saya kira sudah memenuhi unsur tersebut, terutama popularitas dan kapabilitas,” ujarnya.

Data IPO menunjukkan 41 persen responden mengenal atau mengetahui nama Teddy Indra Wijaya. Angka tersebut menempatkan Teddy di posisi kedua tingkat popularitas, hanya di bawah Purbaya yang mencapai 43,5 persen.

Tingkat popularitas Teddy juga mengungguli sejumlah tokoh kabinet lainnya, seperti Bahlil Lahadalia sebesar 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen.

Sementara dari sisi persepsi kinerja, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh 30,9 persen, Zulkifli Hasan 26,5 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 25,3 persen.

Survei IPO digelar pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden.

Sampel dipilih menggunakan teknik stratified multistage random sampling (SMRS), dengan margin of error 2,90 persen pada tingkat akurasi 95 persen. (kkp/jpnn)


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dishub DKI Siaga di Titik Macet Usai Sistem Lalin Terdampak Kebakaran Bapenda
• 20 jam lalu
0
thumb
Wamen Perang AS Elbridge Colby Bakal ke Jakarta
• 21 jam lalu
0
thumb
Bursa Caketum PBNU, Abdul Hakim Mahfudz Tegaskan Siap Jika Ditugaskan
• 15 jam lalu
0
thumb
AS Ancam Serang Iran, Negara Teluk Bisa Gelap Gulita
• 8 jam lalu
0
thumb
6 Motor Dilaporkan Hilang di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo pada Hari Ini
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.