Terpopuler: Leapmotor Mulai Produksi Lokal, Hyundai Ioniq 9 Debut, hingga Nasib Hybrid di RI

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Industri otomotif nasional terus bergerak menuju era elektrifikasi. Mulai dari dimulainya produksi lokal mobil listrik, peluncuran SUV listrik premium, hingga pandangan pemerintah mengenai masa depan kendaraan hybrid menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Berikut tiga artikel terpopuler pada Jumat kemarin:

1. Leapmotor Baru Mulai Rakit Mobil, Kapasitas Pabriknya Bisa 34.000 Unit

Baca Juga :
Truk Isuzu Bisa Kirim Peringatan Sebelum Mogok
Repaint Helm Pakai Cat Semprot, Sesulit Apa?

Leapmotor memulai perakitan di Indonesia
Photo :
  • VIVA/Leapmotor

Leapmotor resmi memulai perakitan mobil di Indonesia sebagai bagian dari langkah memperkuat kehadirannya di pasar nasional. Pabrik tersebut disiapkan untuk memproduksi model B10 dan C10, dengan kapasitas produksi yang dapat mencapai 34.000 unit per tahun ketika beroperasi penuh.

Produksi lokal diharapkan mampu mempercepat distribusi kendaraan sekaligus meningkatkan daya saing Leapmotor di pasar Indonesia. Langkah ini juga memperlihatkan semakin banyak produsen kendaraan listrik yang menjadikan Indonesia sebagai basis produksi di kawasan Asia Tenggara. Baca selengkapnya.

2. Hyundai Ioniq 9 Debut di GIIAS 2026, Harga Perkenalan Rp1,49 Miliar

Hyundai Ioniq 9 di GIIAS 2026
Photo :
  • VIVA/Yunisa Herawati

Hyundai resmi memperkenalkan Ioniq 9 di GIIAS 2026 sebagai SUV listrik premium tiga baris. Model ini dibuka dengan harga perkenalan Rp1,49 miliar dan dibekali baterai berkapasitas 110,3 kWh dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 734 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Ioniq 9 menjadi model listrik penumpang terbesar Hyundai yang dipasarkan di Indonesia. Kehadirannya melengkapi lini kendaraan listrik Hyundai sekaligus memperluas pilihan bagi konsumen di segmen premium. Baca selengkapnya.

3. Menko Airlangga Sebut Mobil Hybrid Masih Jadi Solusi di Indonesia

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di GIIAS 2026
Photo :
  • Jetour Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai kendaraan hybrid masih menjadi solusi yang sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini. Menurutnya, keterbatasan infrastruktur pengisian daya membuat teknologi hybrid tetap relevan sebagai jembatan menuju adopsi kendaraan listrik secara lebih luas.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah masih melihat peran penting kendaraan hybrid dalam masa transisi elektrifikasi. Di sisi lain, pengembangan infrastruktur kendaraan listrik juga tetap didorong agar ekosistem otomotif nasional terus berkembang. Baca selengkapnya.

Baca Juga :
Jurus Andalan iCar di GIIAS 2026
Cerita Unik SUV Jetour yang Mencuri Perhatian Menko Airlangga di GIIAS 2026
Mobil Mazda Tampil Lebih Garang Tanpa Kehilangan Garansi

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Serba-serbi Upaya Damkar Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
• 10 jam lalu
0
thumb
Naik MRT, LRT, hingga Transjakarta Cuma Rp 1 pada 17 Agustus
• 5 jam lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Bongkar Dampak Negatif Tramadol di Kalangan Remaja, Picu Aksi Kejahatan
• 23 jam lalu
0
thumb
Prabowo Cek Buku Pelajaran Siswa, Minta Buku Ajar SD-SMA Dievaluasi Total
• 19 jam lalu
0
thumb
Cekcok Tarif Open BO, Pria Ini Cekik Wanita di Indekos Pinrang hingga Tewas
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.