Darurat Asap! Bengkalis Diserang Karhutla, Dikerahkan Water Bombing hingga Police Line

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

BENGKALIS, DISWAY.ID– Si jago merah kembali mengamuk di tanah gambut Bengkalis. Sabtu (8/8/2026), dua titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas dengan cepat.

Cuaca panas terik dan angin kencang jadi biang keladi. Api menyambar, asap pekat mengepung.

Lokasi pertama di areal HGU PT TKWL, Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil. Lahan gambut seluas 1,2 hektare ludes terbakar.

BACA JUGA:11 Ribu Massa Siaga di Monas, Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia

Petugas gabungan dari Polsek Siak Kecil, Polsek Bukit Batu, TNI, hingga warga langsung terjun. Mesin pompa dan puluhan gulung selang dikerahkan. Mereka mengepung api dari segala arah.

Tapi, tantangan terberat justru di lokasi kedua. Kawasan lahan warga Jalan Tangkahan Tegar Ujung, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, jadi medan paling sengit.

Api melahap 10 hektare semak belukar dan kebun sawit. Tanah kering membuat lidah api merambat supercepat.

Begitu melihat skala kebakaran membesar, kekuatan diperkuat. Polsek Mandau, Polsek Pinggir, Koramil 03 Mandau, dan tim BPBD dikerahkan. Bahkan, satu unit helikopter Water Bombing milik BNPB diterjunkan. Dari udara, bom air diguyurkan tepat di pusat api.

Polisi Olah TKP, Cari Dalang di Balik Api

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan sinergitas jadi kunci. Menjinakkan karhutla di gambut kering butuh kekuatan ekstra dan kesiapan mental.

BACA JUGA:Tersingkir dari Singapura, John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Lebih Garang September

"Selain fokus memadamkan, tim langsung olah TKP dan pasang police line. Saksi diperiksa, bukti dikumpulkan. Kami selidiki siapa dalang di balik bencana ini," tegas Fahrian, Sabtu (8/8).

Perjuangan berat akhirnya membuahkan hasil. Titik api utama di dua lokasi berhasil dipadamkan. Namun petugas tak buru-buru pulang. Mereka masih melakukan proses pendinginan. Karena di kedalaman gambut, bara api bisa bersembunyi dan menyala lagi kapan saja.

Atas kejadian ini, AKBP Fahrian mengimbau masyarakat menghentikan kebiasaan membakar lahan. Tradisi kelam ini harus diakhiri.

"Kami minta peran aktif warga saling menjaga lingkungan. Begitu lihat titik api, segera laporkan ke pihak berwajib. Ini demi keselamatan kita bersama," pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
2 Perampok dan Pembunuh Bos Konter HP di Semarang Ditangkap, Korban Dihabisi Usai Pergoki Pelaku
• 23 jam lalu
0
thumb
Terpopuler, Hashim kukuhkan 20 ormas baru hingga ayah Messi meninggal
• 6 jam lalu
0
thumb
Raksasa Minyak Dunia Kompak Cetak Lonjakan Laba pada Kuartal II-2026, dari Shell hingga Aramco
• 2 jam lalu
0
thumb
Jizhou Perkaya Wisata Musim Panas dengan Aktivitas Air untuk Menarik Wisatawan
• 4 jam lalu
0
thumb
PM Jepang Sanae Takaichi Tak Sebut Amerika Serikat dalam Peringatan Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.