Kekhawatiran Jokowi Disebut jadi Alasan Majukan Gibran Sebagai Presiden

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Intensitas Joko Widodo (Jokowi) melakukan safari politik dan blusukan ke berbagai daerah belakangan ini dinilai bukan sekadar agenda rutin. Pengamat politik Rocky Gerung menyebut rangkaian kunjungan tersebut sebagai bagian dari manuver politik untuk menjaga masa depan kekuasaan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Rocky menyoroti kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah, termasuk Lampung dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, aktivitas tersebut berkaitan dengan upaya menghimpun kekuatan massa di berbagai wilayah untuk menopang kepentingan politik Gibran.

"Langkah Jokowi blusukan ke mana-mana... itu sebenarnya 100 persen untuk Gibran. Bukan 100 persen, 102 persen," ujar Rocky dalam kanal YouTube Total Politik pada 5 Agustus 2026.

Menurut Rocky, di balik safari politik Jokowi terdapat kekhawatiran mengenai posisi mantan presiden tersebut setelah tidak lagi berada di pusat kekuasaan. Ia menilai masih terdapat sejumlah persoalan dari masa lalu yang berpotensi kembali menjadi sorotan.

Rocky menyebut isu ijazah, keputusan-keputusan di KPU, hingga polemik terkait sejumlah institusi sebagai hal yang sewaktu-waktu dapat kembali diangkat oleh publik maupun lawan politik Jokowi.

"Bagi Pak Jokowi, dia masih banyak kasus dan tidak mungkin orang berhenti mempersoalkan itu," kata Rocky.

Gibran Dinilai Menjadi Perisai Politik

Rocky menilai posisi Gibran sebagai Wakil Presiden saat ini belum sepenuhnya memberikan jaminan keamanan politik bagi Jokowi. Menurut dia, posisi tersebut masih dapat menjadi sasaran perdebatan, baik dari sisi konstitusional maupun opini publik.

Baca Juga: Jokowi Disebut Tak Puas dengan Prabowo, jadi Alasan Bangun Kekuatan Sendiri

Karena itu, Rocky melihat keberlanjutan karier politik Gibran hingga posisi presiden sebagai kepentingan strategis bagi Jokowi.

"Satu-satunya yang bisa membuat dia aman kalau Gibran jadi presiden," tegas Rocky.

Atas dasar itu, Rocky memandang kubu Jokowi akan terus membangun konsolidasi dan menjaga pengaruh elektoralnya di berbagai daerah. Berbagai manuver politik tersebut dinilai sebagai upaya memastikan posisi serta pengaruh keluarga Jokowi tetap diperhitungkan dalam percaturan politik nasional.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Proyek Tanamalia Vale Masuki Tahap Penting, Cadangan Nikel Disebut Menjanjikan
• 22 jam lalu
0
thumb
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 9 Agustus 2026: Leo Panen Dana Ekstra
• 1 jam lalu
0
thumb
TNBTS Duga Kebakaran Hutan Gunung Bromo Dipicu Sisa Bara Perapian
• 8 jam lalu
0
thumb
Seskab Teddy: Anak Putus Sekolah Berani Bermimpi Besar di Sekolah Rakyat
• 7 jam lalu
0
thumb
11 Kementerian dan Lembaga Kompak Raih WTP, BPK Ingatkan Jangan Cepat Puas
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.