Banyuwangi (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati HUT ke-25, DPC Partai Demokrat Banyuwangi menggelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Pantai Kedunen, Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut diisi bersih-bersih pantai oleh ratusan kader dan simpatisan. Tidak hanya itu kegiatan lain yang dilakukan yaknj pengecatan musala, senam bersama, therapy Ling Tien Kung, serta hiburan rakyat.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang hadir dalam kesempatan tersebut turut memberikan apresiasi kegiatan Partai Demokrat karena sejalan dengan program pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan.
“Temanya menarik, bagaimana menggerakkan Indonesia Asri di lini terbawah, yaitu di konstituen partai,” kata Ipuk.
Menurut Ipuk, gerakan menjaga kebersihan lingkungan penting untuk memastikan sumber daya alam tetap terpelihara dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia juga menyebut Partai Demokrat sebagai salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Banyuwangi.
“Partai Demokrat adalah mitra strategis pemerintah daerah. Keberhasilan Banyuwangi juga ditopang dukungan Partai Demokrat, terutama melalui kebijakan di DPRD,” ujarnya.
Ipuk mengajak seluruh simpatisan Partai Demokrat dan seluruh kekuatan politik di Banyuwangi untuk berlomba-lomba dalam gagasan, karya, serta pengabdian dengan satu tujuan, yakni kepentingan rakyat.
Ia meminta untuk bersama-sama menguatkan green ekonomi, blue ekonomi, ketahanan pangan, dan menguatkan SDM yang unggul untuk Indonesia emas 2045.
“Semua karena kolaborasi. Maka, mari kita boleh berbeda pilihan tetapi tujuannya satu adalah kesejahteraan rakyat,” tegas Ipuk.
Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi Michael Edy Hariyanto mengatakan Gerakan Langit Biru merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.
“Kami melaksanakan gerakan ini sebagai bagian dari program Indonesia Asri dan arahan Partai Demokrat,” kata Michael.
Pantai Kedunen dipilih sebagai lokasi kegiatan untuk mengajak kader dan masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
“Selain membersihkan pantai, kegiatan juga mencakup pengecatan tempat ibadah dan agenda sosial berupa pemberian santunan kepada masyarakat,” jelasnya. [tar/ian]





Komentar (0)