JAKARTA, KOMPAS.TV - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menyampaikan kebakaran di kawasan Alun-alun Barat Suryakencana, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat berhasil dipadamkan.
Melalui siaran pers yang dikutip dari akun Instagram @bbtn_gn_gedepangrango, api berhasil dipadamkan, sementara pendakian di Gunung Gede ditutup sementara.
Penutupan dilakukan untuk mendukung proses penanganan kebakaran sekaligus mengutamakan keselamatan pendaki, pengunjung, masyarakat, serta seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan.
Menurut Balai Besar TNGGP, informasi awal mengenai kebakaran diterima pada 6 Agustus 2026 pada pukul 15.15 WIB dari masyarakat bernama Dedi, pengelola basecamp. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada personel Resor PTN Wilayah Gunung Putri.
Balai Besar TNGGP menyebutkan, kebakaran diperkirakan melanda area seluas sekitar 1 hektare. Vegetasi yang terdampak didominasi hamparan rumput kering dan sebagian kecil vegetasi berkayu.
Baca Juga: Pendinginan Pasca Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Pastikan Tak Ada Lagi Titik Api
Dalam keterangannya, Balai Besar TNGGP juga menyebutkan titik kebakaran berada pada radius sekitar 5 meter dari kawasan sabana edelweiss menuju arah hutan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Resor PTN Gunung Putri bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan para relawan bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Balai Besar TNGGP menyampaikan, berkat respons cepat dan kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lain di sekitarnya.
Meski api telah padam, petugas tetap melakukan pemantauan dan penjagaan secara bergantian selama tiga hari ke depan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup SementaraSebagai langkah antisipasi sekaligus mendukung penanganan dan pemulihan kawasan pascakebakaran, Balai Besar TNGGP menerbitkan Surat Edaran Nomor SE.18 Tahun 2026 tentang Penutupan kegiatan pendakian dalam rangka penanganan kebakaran di Alun-alun Suryakencana TNGGP.
Penutupan sementara kegiatan pendakian berlaku mulai 7 hingga 11 Agustus 2026 melalui seluruh pintu masuk kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Baca Juga: Bos Koperasi dan 4 Bawahannya Ditangkap Polisi usai Sekap dan Aniaya Pegawai yang Resain
Balai Besar TNGGP menyatakan kebijakan tersebut diberlakukan dengan mengutamakan keselamatan pendaki, pengunjung, masyarakat, serta seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan selama proses penanganan dan pemulihan berlangsung.
Pendaki yang Sudah Memesan Bisa Ajukan RefundBagi calon pendaki yang telah melakukan pemesanan untuk jadwal pendakian pada 7-11 Agustus 2026, Balai Besar TNGGP akan mengirimkan tautan pengajuan refund melalui WhatsApp resmi.
Tautan tersebut akan dikirimkan ke nomor WhatsApp ketua kelompok yang terdaftar saat proses pemesanan.
Karena itu, calon pendaki diminta memastikan nomor yang didaftarkan masih aktif agar informasi mengenai pengajuan refund dapat diterima dengan baik.
Pembukaan Pendakian Menunggu Hasil EvaluasiBalai Besar TNGGP menyampaikan pembukaan kembali kegiatan pendakian akan menyesuaikan hasil evaluasi terhadap kondisi kawasan.
Evaluasi tersebut akan mempertimbangkan keselamatan pengunjung serta proses penanganan dan pemulihan dampak kebakaran di kawasan Alun-alun Suryakencana.
Informasi mengenai pembukaan kembali kegiatan pendakian nantinya akan diumumkan melalui kanal resmi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Balai Besar TNGGP juga mengimbau seluruh pengunjung dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi ketentuan yang berlaku di kawasan taman nasional, khususnya terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- Kebakaran di Gunung Gede
- Pendakian Gunung Gede Ditutup Sementara
- update






Komentar (0)