JAKARTA, DISWAY.ID - Sembilan hari menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warna merah putih mulai bermunculan di berbagai sudut jalan.
Di sejumlah kawasan, bendera Merah Putih dan berbagai atribut khas Agustusan mulai menghiasi depan rumah, pertokoan hingga pinggir jalan.
Kehadirannya menjadi penanda bahwa suasana Bulan Kemerdekaan perlahan mulai terasa.
Namun, di balik ramainya warna merah putih yang mulai menghiasi jalanan, ada cerita berbeda dari para pedagang bendera.
BACA JUGA:Gus Ipul Ungkap Terobosan Baru, Pemerintah Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat Koperasi Merah Putih
Lapak-lapak penjual bendera memang sudah mulai bermunculan.
Beragam ukuran dan bentuk bendera ditawarkan kepada masyarakat yang ingin ikut memeriahkan perayaan 17 Agustus.
Hanya saja, pembeli belum terlihat ramai.
Marsidi, salah seorang penjual bendera Merah Putih di Depok, Jawa Barat, mengatakan hingga Sabtu (8/8), jumlah pembeli yang datang masih terbilang sedikit.
BACA JUGA:Menkop: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Akan Disesuaikan dengan Kinerja Usaha
"Baru 1-2 lah, belum-belum banyak gitu. Kalau penggantian RT, penggantian ini, itu baru rame," ucap Marsidi kepada Disway, Sabtu 8 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan sesuatu yang aneh. Sebagian warga justru masih memilih menggunakan bendera atau atribut yang telah mereka miliki dari tahun-tahun sebelumnya.
Bagi sebagian masyarakat, bendera Merah Putih yang masih tersimpan di rumah cukup digunakan kembali selama kondisinya masih layak.
BACA JUGA:Permudah Layanan Kesehatan LANURI, BPJS Kesehatan Jalin Kerjasama dengan Kopdes Merah Putih
Karena itu, momen berburu bendera baru biasanya belum terjadi pada awal Agustus.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)