Pemerintah Libatkan 25 Kementerian Bahas Revisi Perpres Industri Gim Nasional

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) RI Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa pembahasan terkait penyusunan Revisi Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Industri Gim Nasional dibahas bersama 25 kementerian.

"Terkait Revisi Perpres Game itu kita kolaborasi sebetulnya pembahasannya sudah berkali-kali dengan melibatkan 25 kementerian lembaga termasuk dengan Komdigi dan Kementerian Perdagangan. Sekarang tahapannya akan masuk ke tahapan harmonisasi," ujar Teuku dalam acara Komdigi di Garuda Spark, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Baca juga: Penembakan di Sekolah Thailand: PM Janji Perketat Aturan Senjata, Pelaku Sering Main Gim Kekerasan

Menurut Teuku, revisi Perpres 19/2024 tentang percepatan pengembangan industri gim nasional ini tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa.

Jangan sampai, kata Teuku, revisi perpres tersebut justru berdampak pada ekosistem gim lokal yang berpotensi tergerus produk asing.

"Kenapa enggak bisa buru-buru? Karena kan kebijakan tuh harus adaptif, jangan sampai mengunci malah ekosistemnya tidak bisa berkembang begitu," tuturnya.

Baca juga: Anak Telan 18 Obat akibat Kecanduan Gim Online, Ayah Gugat 4 Raksasa Gim di China

Pemerintah telah berkomitmen untuk mengembangkan potensi besar yang dimiliki oleh para developer gim lokal agar gim buatan Indonesia dapat menjadi industri global yang terus berkembang.

"Kami susun dengan sangat hati-hati, tentu masukan dari stakeholder tidak hanya di pemerintah tetapi di hexahelix yang lain. Insyaallah itu akan berjalan," kata dia.

Teuku menuturkan, Presiden RI Prabowo Subianto telah mengeluarkan Perpres Masterplan Ekraf Nasional atau Perpres Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2025-2045 pada bulan lalu.

"Dalam lampiran tersebut ada dua. Satu masterplan yang sifatnya jangka panjang 20 tahun arah kebijakan, kemudian arah strateginya ke depan seperti apa," kata Teuku.

"Lampiran yang kedua, jangka pendek artinya yang implementatif untuk short term 2026-2029," sambungnya.

Baca juga: Dibayar Rp 291 Juta untuk Membunuh, Remaja Eropa Direkrut seperti Main Gim

Melalui Perpes tersebut, Kementerian Ekraf bersama 22 kementerian lembaga, mendukung dukung perkembangan ekonomi dan kreatif termasuk gim di pemerintah daerah; provinsi, kabupaten, kota.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dengan begitu, ekonomi kreatif di daerah juga dapat membantu pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami tidak ingin semua pegiat board game maupun games, games digital, lari ke asosiasi pusat, tetapi pemerintah daerah juga. Ekosistem gim bisa berkembang juga dengan keterlibatan pemerintah daerah," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Puslabfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI
• 3 jam lalu
0
thumb
DPR: Temuan Senpi di Sekolah Swasta Jaksel Masalah Serius, Kemendikdasmen Harus Turun Tangan
• 10 jam lalu
0
thumb
Semarak Kemerdekaan! Sat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar Bersama Bajaj Maxim Bagikan 250 Bendera Merah Putih
• 52 menit lalu
0
thumb
Kebakaran Hebat di Samarinda Hanguskan 5 Ruko, Warga Panik Berhamburan Keluar
• 9 jam lalu
0
thumb
Gerak Cepat! Gulkarmat Berhasil Tangani Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, 37 Damkar Dikerahkan
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.