Pria di Surabaya Curi Kursi Taman Pakai Ambulans, Sudah 7 Kali Beraksi

kumparan.com
57 menit lalu
Cover Berita

Seorang pria bernama Naufal Hidayah (30) ditangkap karena mencuri empat kursi besi taman milik Pemerintah Kota Surabaya. Ia beraksi mengambil kursi-kursi tersebut menggunakan mobil ambulans.

Aksi pencurian itu dilakukan pada Selasa (28/7) malam di wilayah Gubeng, Kota Surabaya. Mobil ambulans yang digunakan saat aksi pencurian merupakan milik salah satu klinik tempat pelaku bekerja di kawasan Jalan Dharmahusada, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Ipda Dwi Santoso, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Sementara kita masih melakukan penangkapan kepada pelaku pencurinya," ujar Santoso saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8).

Santoso menyampaikan, kursi besi dengan bobot masing-masing sekitar 35 kilogram itu diangkut menggunakan ambulans jenis Suzuki APV.

Kursi-kursi besi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tersebut dicuri untuk kemudian dijual kepada penadah besi tua.

Setelah diperiksa, kata Santoso, pelaku ternyata telah beraksi sebanyak tujuh kali dengan mengincar kursi-kursi milik Pemkot Surabaya.

"Untuk pencurian yang dilakukan oleh pelaku ini bukan yang pertama kali, sudah tujuh kali ini dan targetnya sama kursi besi. Juga untuk sarana pencurian yaitu mobil ambulans yang sama," ucapnya.

Ia mengatakan pelaku melakukan aksi pencurian pada malam hari ketika klinik tempatnya bekerja tidak beroperasi. Kondisi itu membuat pelaku dapat menggunakan mobil ambulans tersebut.

"Untuk pelaku ini karyawan bekerja sebagai cleaning service, bukan sopir ambulans. Dirinya bisa mengoperasikan ambulans dengan cara mengambil kunci kontak yang disimpan di ruang kebersihan. Jadi pihak klinik tidak tahu kalau pelaku kerap menggunakan mobil ambulans," ujar dia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irna Pawanti, mengatakan kasus ini terungkap setelah pihaknya menemukan dua kursi taman milik Pemkot di sebuah lokasi penjualan barang bekas saat patroli rutin di kawasan Jalan Kaliwaron, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, pada Selasa (23/6).

Irna mengatakan patroli tersebut sebenarnya ditujukan untuk mengawasi keberadaan bangunan liar. Namun, petugas justru menemukan dua kursi yang diduga merupakan aset milik Pemkot Surabaya.

"Jadi pada tanggal 23 Juni kami melakukan patroli di (kawasan) Jalan Kaliwaron. Memang patroli sedang kita tingkatkan, sebenarnya untuk penjagaan terhadap bangunan liar," kata Irna.

Saat melintas, petugas melihat dua kursi berada di tempat penjualan barang bekas. Petugas kemudian menghampiri penjual barang bekas tersebut.

"Nah, pada hari itu pagi-pagi kami melihat di tempat penjualan barang bekas itu ada dua kursi, sehingga pasukan kami putar balik dan memastikan itu seperti kursi Pemkot yang ada di taman-taman," ucap dia.

Setelah dicek, petugas memastikan kedua kursi tersebut milik Pemkot Surabaya. Bahkan, kursi-kursi itu sudah berada di atas timbangan.

"Benar adanya bahwa itu kursi Pemkot ada dua buah. Nah, saat kami sampai di lokasi setelah putar balik, kursi sudah berada di atas timbangan," katanya.

Setelah itu, petugas menemukan seorang pria yang datang menggunakan sepeda motor. Pria tersebut kemudian dimintai keterangan terkait asal-usul kursi dan menunjukkan surat jalan yang diduga palsu.

"Nah, yang bersangkutan menunjukkan surat jalan. Kita tengarai surat jalannya itu surat jalan palsu. Jadi petugas kami mengidentifikasi di lokasi bahwa itu surat jalan palsu, seakan-akan memang itu dia mendapat tugas untuk melakukan penjualan barang," ucapnya.

Atas temuan tersebut, Satpol PP membawa terduga pelaku serta pihak pengepul ke Polsek Gubeng untuk diperiksa.

Irna menduga pihak pengepul mengetahui bahwa kursi tersebut merupakan milik Pemkot Surabaya. Sebab, terdapat logo Pemkot Surabaya pada kursi tersebut.

"Yang kedua, biasanya para barang bekas itu akan menanyakan dari mana asalnya. Sehingga saat dia menerima kami yakin pasti dia sudah tahu," ujarnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Filipina Sebut Persatuan dan Kerja Sama Tetap Menjadi Kekuatan Utama ASEAN
• 1 jam lalu
0
thumb
Mirae Asset Nilai Investor Masih Selektif Meski Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3 Persen
• 4 jam lalu
0
thumb
Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi
• 8 jam lalu
0
thumb
BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG: Tak Ada di Tempat 10 Hari Berturut-turut hingga Terlibat Judol
• 18 jam lalu
0
thumb
Xabi Alonso Beberkan Misi Chelsea di Jakarta, Bukan Sekadar Pramusim tapi Coba Bangun Mental Juara The Blues
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.