JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Metro Jaya menyampaikan penanganan kebakaran gedung Bapenda, di mana Puslabfor diturunkan ungkap titik awal api.
Polisi kini menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk mengungkap penyebab dan titik awal munculnya api.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan tim Puslabfor telah hadir untuk melakukan pemeriksaan Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta.
BACA JUGA:Gedung Bapenda Jakarta Kebakaran, 20 Mobil dan 100 Personel Damkar Dikerahkan!
"Kita sampaikan simpati kepada Bappeda atas kejadian kebakaran. Dengan hadirnya Puslabfor untuk menentukan penyebab dari asal api, di mana titik api," katanya kepada awak media, Sabtu 8 Agustus 2026.
Menurutnya, pemeriksaan Puslabfor diperlukan untuk memastikan penyebab kebakaran secara ilmiah.
Polisi masih melakukan pendalaman dan belum menyimpulkan sumber api sebelum hasil pemeriksaan keluar.
Selain fokus mengungkap penyebab kebakaran, disebutkannya polisi turut mendoakan para korban yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Sejumlah korban saat ini masih menjalani perawatan medis. Budi menyebut kondisi korban yang masih dirawat mengalami keluhan sesak napas setelah berada di lokasi kebakaran.
BACA JUGA:Gerak Cepat! Gulkarmat Berhasil Tangani Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, 37 Damkar Dikerahkan
"Kita juga mendoakan bersama para korban. Dalam kondisi sekarang masih dalam perawatan, khususnya masih sesak napas," sebutnya.
Dituturkannya, keluhan sesak napas tersebut disampaikan berdasarkan keterangan dokter.
Kondisi itu diduga berkaitan dengan korban yang berada di lokasi saat kejadian kebakaran berlangsung.
"Ini keterangan dari dokter karena kondisi berada di lokasi kejadian," tuturnya.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk memastikan bagaimana kebakaran tersebut bermula dan apa yang menjadi penyebabnya.
- 1
- 2
- »




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318665/original/039881100_1786123337-IMG_3400.jpg)

Komentar (0)