Jakarta: Ketua Dewan Pembina Laskar Prabowo 08 sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, meresmikan sekretariat Dewan Pimpinan Nasional Laskar Prabowo 08 di Gedung The East, Kuningan, Jakarta Selatan. Peresmian ini menjadi bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan koordinasi relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto.
Laskar Prabowo 08 kini telah memiliki kepengurusan di 30 provinsi serta 155 kabupaten dan kota. Pada kesempatan tersebut, organisasi juga meluncurkan kartu tanda anggota (KTA) bagi pengurus daerah. Hashim Djojohadikusumo menjadi penerima KTA pertama dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina.
Hashim menyebut Laskar Prabowo 08 terbentuk dari sinergi para relawan yang memiliki kesamaan gagasan untuk mendukung Prabowo. Menurutnya, dukungan tersebut tidak semata ditujukan kepada sosok Prabowo, tetapi juga terhadap ide dan gagasan yang dibawanya.
“Laskar Prabowo 08 itu punya sesuatu arti khusus karena betul-betul ini adalah sinergi ya dari kawan-kawan secara sukarelawan ingin mendukung Prabowo, bukannya perseorangannya, individunya, juga karena ide-ide dan gagasan-gagasannya,” ungkap Hashim dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 8 Agustus 2026.
Sementara itu, Ketua Umum Laskar Prabowo 08 Devi Taurisa mengatakan organisasi tersebut pada awalnya dibentuk untuk mendukung kemenangan Prabowo dalam Pemilu 2024. Setelah Prabowo menjabat sebagai presiden, para relawan menyatakan komitmen untuk ikut mendukung program-program pemerintah.
Baca Juga :
Dapur MBG Disebut Buka Lapangan Kerja dan Gerakan Ekonomi Lokal“Konsepnya pada saat 2023 yang lalu adalah hanya untuk menggaet suara untuk kemenangan Pak Prabowo. Pasca-Pak Prabowo menjadi presiden memang kami relawan siap sedia untuk mendukung program-program pemerintah Pak Prabowo,” terangnya.
Devi menambahkan, Laskar Prabowo 08 juga akan berperan dalam meluruskan informasi hoaks terkait program pemerintah. Para anggota organisasi diminta lebih bijaksana dalam menyebarkan informasi dengan mempertimbangkan manfaat dan dampaknya bagi masyarakat.
“Kami berusaha meluruskan apa yang menjadi hoaks. Dan kami juga semua Laskar Prabowo 08 dituntut untuk bijaksana dan dewasa menyebarkan berita-berita,” tuturnya.
Menurut Devi, setiap informasi yang hendak disebarkan perlu dipertimbangkan terlebih dahulu, termasuk mengenai kelayakan, waktu penyebaran, sasaran penerima informasi, serta manfaatnya bagi masyarakat. Ia menilai penyebaran informasi yang tidak tepat dapat mengganggu kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan program pemerintah.
“Apakah memang berita itu pantas untuk disebarluaskan, kapan waktunya, kepada siapa, apakah memberikan kemanfaatan bagi masyarakat ataupun hanya menjerumuskan,” jelas Devi.
Selain peresmian sekretariat, Laskar Prabowo 08 juga mengumumkan rencana pelaksanaan rapat kerja nasional pertama pada 7-8 November 2026. Rakernas tersebut akan menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur dan koordinasi organisasi di tingkat nasional maupun daerah.





Komentar (0)