Setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengumpulkan ompreng mereka, ratusan siswa berjalan ke tengah lapangan SD Negeri 3 Mojosongo, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026). Mereka mendekat ke sebuah bendera Merah Putih berukuran 6 meter x 9 meter dan mulai membentangkannya.
Beramai-ramai, mereka bersukacita merayakan bulan Agustus yang selalu identik dengan suasana menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia. Sebagian dari mereka menyelinap di bawah bentangan bendera itu sambil bercengkerama dengan teman sebaya.
Menyantap Menu MBG
Kompas/Ferganata Indra Riatmoko
Rutinitas pemberian MBG untuk siswa yang masih terus berjalan.
Kompas/Ferganata Indra Riatmoko
Membawa bendera dari rumah untuk dicuci bersama.
Kompas/Ferganata Indra Riatmoko
Hari itu, para siswa membawa bendera Merah Putih dari rumah masing-masing untuk dicuci secara massal di sekolah. Setelah direndam sejenak, mereka menjemur bendera masing-masing pada tali yang telah disiapkan.
Ello (8) adalah salah satu siswa yang tampak antusias ketika mengikuti acara tersebut. ”Tahun lalu juga sudah pernah mencuci bendera di sini. Tapi, tahun ini lebih menyenangkan,” kata murid kelas III itu.
Sebanyak 346 siswa ikut serta dalam kegiatan itu. ”Kami menyambut kemerdekaan dan ingin meningkatkan nasionalisme mereka,” kata Kepala SD Negeri 3 Mojosongo Sari Nurhayani.
Tahun ini sekolah tersebut kembali menggelar acara itu dengan persiapan yang lebih matang. Beberapa platform panggung disiapkan dan jumlah utas tali untuk menjemur bendera disiapkan lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu.
Hal itu agar murid dapat lebih nyaman dalam melakukan acara yang diadakan setiap Agustus tersebut. Melalui ajang itu, murid juga diharapkan dapat memiliki kebanggaan terhadap sang Merah Putih.
Sekolah itu kembali bekerja sama dengan pegiat ajang kreatif Republik Aeng-aeng dalam menyelenggarakan acara ini. ”Anak-anak belajar cara mencintai Tanah Air sejak dini dan menerapkan semangat gotong royong melalui kegiatan ini,” ujar Mayor Haristanto, pendiri Republik Aeng-aeng.
Mencuci bendera Merah Putih lantas menjadi agenda yang dinanti kemeriahannya dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Melalui acara yang dikemas sederhana tetapi semarak itu, murid diharapkan memiliki jiwa patriot yang kelak akan berguna bagi bangsa.






Komentar (0)