JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih mendalami kronologi dan penyebab kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta, di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menyatakan, polisi meminta keterangan sekitar 10 orang saksi di lokasi kejadian.
"Kita masih melakukan pendalaman. Tentunya yang pertama kami dapatkan informasi tentang apa yang terjadi, yaitu jam berapa dan awal titik api dari mana. Nah selebihnya kami akan lakukan pendalaman, baik narasumber ataupun sumber informasi yang menyampaikan," ujar Reynold di lokasi kejadian, Sabtu (8/8/2026) dini hari.
Baca juga: 1 Pekerja Berhasil Dievakuasi Usai Terjebak di Lantai 15 Gedung Bapenda yang Terbakar
Penyidik saat ini masih mengumpulkan dan mencocokkan seluruh informasi awal yang masuk dari berbagai sumber di lapangan.
Pendalaman tersebut dilakukan untuk memastikan kronologi awal munculnya api yang diduga berasal dari lantai 11 gedung yang saat itu sedang direnovasi.
Petugas gabungan mengevakuasi seorang pria dari dalam Gedung Bapenda DKI Jakarta.
Pantauan Kompas.com di lokasi, korban dievakuasi sekitar pukul 01.35 WIB oleh petugas gabungan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Berdasarkan data dari Command Center Damkar, informasi kebakaran pertama kali diterima pada pukul 21.30 WIB melalui saluran Jakarta Siaga 112.
"Pengerahan awal 2 unit mobil pemadam dan 100 personel ke lokasi kejadian," tulis laporan Command Center Damkar, Jumat malam. Petugas Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat tiba di lokasi sekitar pukul 21.40 WIB.
Proses pemadaman kemudian dimulai satu menit berselang, yakni pukul 21.41 WIB.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)