Grid.ID – Film horor eksorsisme Kuasa Gelap: Perjanjian Darah kembali menghadirkan Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas. Dalam sekuel ini, karakter tersebut akan menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan film pertamanya, terutama dalam perjalanan spiritual dan sisi kemanusiaannya.
Tak hanya menawarkan kelanjutan cerita yang lebih mendalam, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga membawa kejutan bagi penonton dengan rencana penayangannya dalam format IMAX. Kehadiran film lokal di layar berformat besar tersebut menjadi salah satu hal yang disambut antusias oleh para pemain.
Jerome Kurnia bersama Lukman Sardi, yang turut menjadi pemeran utama, membagikan perkembangan karakter mereka dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (7/8/2026).
Jerome kembali memerankan sosok Romo Thomas yang sebelumnya diperkenalkan sebagai seorang pastor yang mengalami krisis iman. Jika pada film pertama Thomas harus berjuang menemukan kembali keyakinannya, kali ini ia sudah memiliki tujuan yang lebih jelas sebagai seorang pastor eksorsis.
“Secara karakter, Romo Thomas tetap Romo Thomas, cuman apa yang dia hadapin itu berbeda. Di Kuasa Gelap sebelumnya, kita melihat dia punya masalah dengan imannya sampai akhirnya menemukan imannya kembali. Sekarang, dia sudah tahu apa yang mau dilakukan sebagai exorcist pastor,” ujar Jerome Kurnia di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (7/8/2026).
Meski telah menemukan kembali keyakinannya, perjalanan Thomas ternyata belum selesai. Justru, rasa percaya diri atas kemampuan yang dimilikinya menjadi persoalan baru yang harus dihadapi.
Jerome mengungkapkan, Thomas mulai menunjukkan sisi angkuh karena merasa dirinya telah diberkati dan memiliki kemampuan sebagai seorang eksorsis. Kondisi tersebut membuatnya harus kembali belajar dan memahami bahwa tugas yang dijalankannya tidak sesederhana yang ia bayangkan.
“Di sini justru dia harus lebih banyak belajar lagi. Karena dia merasa sudah bisa, ada sedikit keangkuhan dalam dirinya. Dia harus belajar banyak lagi dari Romo Rendra,” tambah Jerome.
Perubahan tersebut membuat perjalanan karakter Romo Thomas di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menjadi lebih kompleks. Konflik yang dihadapinya bukan lagi sekadar persoalan krisis iman, melainkan juga bagaimana ia menghadapi kelemahan dan sisi manusiawi dalam dirinya.
Selain perkembangan cerita dan karakter, kehadiran Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dalam format IMAX juga menjadi perhatian tersendiri bagi Jerome. Ia mengaku antusias karena film produksi dalam negeri mendapat kesempatan untuk dinikmati penonton melalui layar berukuran besar dengan format tersebut.
“Sangat excited karena IMAX lagi hype banget. Alangkah baiknya kita bisa melihat produk negeri sendiri di layar sebesar itu,” kata Jerome.
Dengan kembalinya Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas serta hadirnya konflik yang lebih personal, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi penonton sekaligus memperluas dunia cerita yang telah dibangun melalui film pertamanya.
Sementara itu, film produksi Paragon Pictures ini turut dibintangi oleh Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal. Film itu rencana nya akan tayang di bioskop pada 8 Oktober 2026. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)