Cuaca 8 Agustus 2026: Hujan Ringan Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah Sumut

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebagian besar wilayah di Sumatra Utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Terutama pada siang hingga malam hari.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Defri Mandoza mengatakan cuaca di Sumatra Utara secara umum diprakirakan berawan.

"Pada siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan ringan di wilayah Asahan, Langkat, Dairi, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Padang Lawas Utara, Pakpak Bharat, Samosir, Simalungun, Toba, Kepulauan Nias, dan sekitarnya," ujarnya, dilansir dari Antara, Jumat, 7 Agustus 2026. 
 

Baca Juga :

Cuaca Besok 8 Agustus, BMKG: Sumut hingga Papua Berpotensi Hujan

Pada malam hari hujan ringan masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra Utara. Sedangkan pada dini hari cuaca diprakirakan kembali didominasi kondisi berawan.

BMKG juga mencatat suhu udara di Sumatra Utara berkisar antara 15 hingga 35 derajat celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 100 persen.

Angin bertiup dari arah barat daya hingga selatan dengan kecepatan 5 hingga 20 kilometer per jam.

Selain prakiraan cuaca, BMKG turut melaporkan hasil pemantauan titik panas (hotspot) di Sumatra Utara pada 6 Agustus 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, terdeteksi sebanyak 11 titik panas yang tersebar di Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Toba.


Prakirawan BBMKG Wilayah I Defri Mandoza memaparkan prakiraan cuaca Sumatra Utara. ANTARA/Juraidi


Sementara Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Christen Ordain Novena menyebutkan gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Perairan Barat Kepulauan Nias, dan Perairan Barat Kepulauan Batu.

Selain itu gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Sumatera Utara dan Perairan Timur Kepulauan Nias.

"Kondisi tersebut berpotensi terjadi 8-10 Agustus 2026," ungkapnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gelar Wisuda di TMII, UNSIA Kebut Transformasi AI Innovator University dengan Luluskan 1.098 Talenta Digital
• 10 jam lalu
0
thumb
Bertolak Belakang 180 Derajat, Raisa Diminta Buang Sifat Klemar-klemer demi Peran di Pagelaran Sabang Merauke
• 12 jam lalu
0
thumb
Masih Bingung Pilih Hijab Sesuai Aktivitas? Ayudia Bing Slamet, Tantri Namirah, dan Sivia Punya Jawabannya
• 13 jam lalu
0
thumb
Menanti Setengah Abad, Sekolah Rusak di Miangas Akhirnya Direvitalisasi
• 1 jam lalu
0
thumb
Akhir Pelarian 8 Orang yang Siksa dan Paksa Onani Pria di Tangerang
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.