jpnn.com, JAKARTA - Ancaman kejahatan siber yang makin marak membuat perlindungan transaksi keuangan digital menjadi semakin penting.
Menjawab kebutuhan tersebut, Jenius by SMBC Indonesia bersama PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) meluncurkan Asuransi Siber Personal Lines, produk perlindungan finansial bagi nasabah Jenius dari sejumlah risiko kejahatan siber.
BACA JUGA: Indonesia Re Bahas Risiko dan Asuransi Siber dalam Hadapi Ancaman Siber
Produk asuransi siber ini dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang muncul saat masyarakat melakukan aktivitas dan transaksi di ekosistem digital. Nasabah Jenius dapat membelinya langsung melalui aplikasi dengan premi mulai dari Rp70 ribu per tahun.
"Kolaborasi dengan Jenius menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan perlindungan yang mengikuti perkembangan risiko di era digital," kata Presiden Direktur MSIG Indonesia, Tomosuke Tsuruoka, Jumat (7/8).
BACA JUGA: Perkuat Asuransi Perjalanan, MSIG Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Ancileo
Kehadiran Asuransi Siber Personal Lines dinilai relevan di tengah meningkatnya ancaman serangan siber di Indonesia. Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang disampaikan dalam keterangan perusahaan, terdapat 1,52 miliar serangan siber sepanjang semester I 2026.
Serangan tersebut didominasi malicious software atau malware yang disebut semakin adaptif dan sulit dikenali oleh sistem keamanan konvensional. Ancaman siber juga semakin menyasar data pribadi, akun digital, hingga dana yang tersimpan dalam rekening masyarakat.
BACA JUGA: MSIG Life Bayarkan Klaim Rp 1,07 Triliun Sepanjang 2025
Risiko kerugian akibat penipuan digital juga menjadi perhatian. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Indonesia Anti-Scam Center (IASC) disebut telah menerima sekitar 608 ribu laporan penipuan siber sejak November 2024 hingga Juni 2026. Total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp7,5 triliun.
“Kami percaya bahwa perlindungan siber harus sederhana, terjangkau, dan mudah diakses, serta dapat mengikuti nasabah dalam berbagai aktivitas finansial dan digital mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Wealth Management Business Head Bank SMBC Indonesia, Lilyana Sutianto, mengatakan teknologi yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari telah mengubah cara masyarakat menjalani aktivitas finansial, mulai dari bertransaksi dan berbelanja hingga berinvestasi.
Perubahan tersebut juga memunculkan kebutuhan terhadap perlindungan layanan keuangan yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga personal dan terintegrasi.
“Kolaborasi hari ini hadir sebagai bagian dari komitmen Bank SMBC Indonesia melalui Jenius untuk mendukung masyarakat Indonesia menjalani kehidupan finansial mereka dengan lebih aman dan lebih percaya diri di era digital,” kata Lilyana.
Asuransi Siber Personal Lines menawarkan perlindungan terhadap sejumlah risiko kejahatan finansial di dunia digital. Salah satunya adalah risiko pengambilalihan akun atau account takeover akibat phishing.
Perlindungan tersebut mencakup saldo tabungan serta produk lain yang tersimpan dalam akun Jenius sesuai ketentuan polis yang berlaku.
Produk ini juga memberikan perlindungan terhadap risiko penipuan dalam transaksi belanja online. Nasabah yang mengalami kerugian akibat penipuan ketika melakukan transaksi belanja digital bisa mendapatkan kompensasi sesuai cakupan perlindungan dan ketentuan polis.
Dari sisi biaya, premi Asuransi Siber Personal Lines ditawarkan mulai dari Rp70 ribu per tahun. Dengan premi tersebut, nasabah bisa mendapatkan manfaat perlindungan hingga Rp50 juta per periode pertanggungan, bergantung pada pilihan dan ketentuan produk.(esy/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Mesyia Muhammad





Komentar (0)