Akses Sulit, Bantuan Air ke Warga Keranggan Tangsel Kerap Terhambat Saat Kemarau

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Penyaluran bantuan air bersih ke RT 05 RW 02 Desa Koceak, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, kerap terkendala akses jalan menuju permukiman.

Padahal, sebanyak 167 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut kembali mengalami krisis air bersih akibat sumur yang mulai mengering selama musim kemarau.

"Hambatan utamanya cuma di aksesnya saja, akses jalannya yang susah karena posisinya ada di pedalaman," ujar Ketua RT 05 Abdul Ghofur saat ditemui di lokasi, Jumat.

Baca juga: 3 RT di Desa Koceak Tangsel Kekeringan, Warga Hibahkan Lahan demi Sumur Bor

Abdul mengatakan, warga mengandalkan pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan dan Dinas Cipta Karya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, bantuan tidak dikirim secara otomatis karena pengurus RT harus mengajukan permohonan terlebih dahulu melalui kelurahan sebelum diteruskan ke BPBD.

"Lapor dulu kita, mengusulkan besok di RT sekian minta dikirim air. Nah, puncaknya baru masuk siangnya. Patokannya intinya setiap dua hari sekali (pengisian tandon)," katanya.

Menurut Abdul, kekeringan tahun ini mulai dirasakan sejak sekitar satu bulan terakhir.

Kondisinya memang belum separah dua tahun lalu yang berlangsung hingga dua sampai tiga bulan, tetapi jumlah warga terdampak terus bertambah.

"Kalau tahun kemarin atau dua tahun sebelumnya itu benar-benar parah, sampai dua atau tiga bulan (kering). Kalau tidak ada kucuran air bersih, tidak bakalan bisa mandi dan memasak," ujarnya.

Baca juga: Kekeringan di Keranggan Tangsel Meluas, Ada 11 RT Terdampak

Pemerintah telah menyiapkan dua tandon air bersih di lingkungan RT 05.

Namun, kebutuhan air terus meningkat seiring semakin banyak sumur warga yang mengering.

"Awalnya saya mengisi satu tandon habisnya lama. Nah, sekarang sehari saja sudah habis. Berarti kan sudah makin banyak lingkungannya yang terdampak. Yang dari belakang juga sudah mulai mengambil air ke sini," tutur Abdul.

Selain mengandalkan bantuan BPBD yang datang setiap dua hari sekali, warga juga memanfaatkan sumur bor dalam yang dibangun melalui bantuan lembaga amil zakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Sebelumnya, Komandan Peleton (Danton) Satgas BPBD Kota Tangerang Selatan Dian Miriyawan mengatakan, krisis air bersih akibat musim kemarau telah meluas di wilayah Kelurahan Keranggan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut dia, sedikitnya 11 RT di Kelurahan Keranggan dan satu RT di Kelurahan Serpong terdampak kekeringan.

BPBD bersama dinas terkait terus menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut selama musim kemarau.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Sepak Terjang dan Perjalanan Hidup Bahlil Bisa Jadi Insipirasi Generasi Muda
• 9 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Tindak 28 Pegiat Medsos Terkait Provokasi-Hoax, 10 Diproses Hukum
• 10 jam lalu
0
thumb
Mau Ikut Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka? Simak Syaratnya
• 20 jam lalu
0
thumb
Gulirkan CSR, Ariston Indonesia Berbagi kepada 4 Panti Asuhan
• 8 jam lalu
0
thumb
Pramono Instruksikan DLH DKI Bersihkan Tumpukan Sampah
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.