Usai Juara Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares: Ini Baru Awal Perjalanan Persebaya

beritajatim.com
4 jam lalu
Cover Berita

Surabaya (beritajatim.com) – Gelar juara Piala Presiden 2026 menjadi pencapaian bersejarah bagi Persebaya Surabaya. Keberhasilan Green Force mengangkat trofi untuk pertama kalinya di ajang pramusim tersebut disambut penuh rasa syukur oleh pelatih Bernardo Tavares, yang mempersembahkan kemenangan itu untuk Bonek, Bonita, dan seluruh masyarakat Surabaya.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, trofi Piala Presiden menjadi modal positif sebelum Persebaya menghadapi kompetisi resmi Super League musim 2026/2027. Ia menilai perjuangan para pemain layak mendapat apresiasi karena mampu tampil maksimal meski kondisi fisik belum sepenuhnya pulih akibat padatnya jadwal pertandingan selama turnamen.

“Menurut saya kami memiliki lebih banyak peluang dibanding lawan. Memang intensitas pertandingan tidak setinggi laga-laga sebelumnya, tetapi itu hal yang wajar karena kedua tim memiliki waktu pemulihan yang sangat singkat,” ujar Coach Tavares, Jumat (7/8/2026).

Mantan pelatih PSM Makassar itu juga mengapresiasi karakter yang ditunjukkan seluruh pemain selama laga final. Menurutnya, Persebaya mampu menjaga kualitas permainan meski berada di bawah tekanan.

“Saya sangat bangga dengan sikap dan kerja keras para pemain. Kami mampu unggul lebih dulu, meski kemudian kebobolan akibat satu kesalahan. Setelah itu kami masih memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol lagi,” katanya.

Setelah bertarung selama 120 menit, Persebaya akhirnya memastikan gelar juara melalui adu penalti yang berlangsung menegangkan.

“Walaupun pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, para pemain terus berjuang hingga akhir dan berhasil membawa pulang trofi untuk Persebaya,” jelasnya.

Keberhasilan tersebut menjadi sejarah baru bagi Persebaya. Setelah beberapa kali mengikuti Piala Presiden, Green Force akhirnya sukses mengangkat trofi juara untuk pertama kalinya. Gelar tersebut sekaligus menjadi hasil dari proses pembangunan tim yang terus dilakukan sepanjang masa pramusim.

Meski demikian, Tavares menegaskan bahwa keberhasilan di Piala Presiden bukanlah tujuan akhir. Ia menilai trofi tersebut merupakan fondasi yang baik untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di Super League 2026/2027.

“Trofi ini menjadi awal yang baik bagi Persebaya. Kami senang bisa mempersembahkan gelar Piala Presiden kepada seluruh keluarga besar Persebaya. Namun perjalanan kami masih panjang karena target utama adalah menghadapi kompetisi liga,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, pelatih berusia 46 tahun itu juga menyampaikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang terus memberikan dukungan sepanjang perjalanan Persebaya di Piala Presiden 2026.

“Terima kasih kepada seluruh Bonek dan Bonita atas dukungan luar biasa selama turnamen ini. Saya berharap pada pertandingan 15 Agustus nanti stadion kembali penuh. Cara terbaik untuk memberikan apresiasi kepada para pemain adalah dengan terus mendukung mereka secara langsung di stadion,” tutup Coach Tavares. (way/kun)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Timnas Rowing Indonesia Siapkan 17 Atlet untuk Asian Games 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Teknologi Keselamatan Kini Jadi Medan Baru Persaingan Industri Otomotif
• 11 jam lalu
0
thumb
BMKG: Gempa Dangkal M 3,5 di Bogor Dipicu Sesar Aktif
• 12 jam lalu
0
thumb
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Akankah Garuda Amankan Tiket Semifinal?
• 13 jam lalu
0
thumb
Viral Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke, Pramono Minta DLH Segera Bersihkan
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.