tvOnenews.com - Marco Bezzecchi memilih mengubah pendekatan menjelang MotoGP Inggris 2026 di Silverstone akhir pekan ini.
Rider Aprilia itu kini tak lagi terlalu memikirkan hasil usai melewati paruh pertama musim yang berat.
Padahal, Marco Bezzecchi sempat mendominasi MotoGP 2026 di awal musim dengan memenangi tiga seri pembuka. Namun, performanya merosot setelah serangkaian insiden dan cedera.
- Aprilia Racing
Rentetan masalah dimulai dari kecelakaan beruntun di Hungaria, disusul skorsing di MotoGP Ceko, crash di Assen, hingga cedera pada sesi kualifikasi MotoGP Jerman.
Akibat hasil tersebut, Bezzecchi turun ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 186 poin, tertinggal 22 angka dari Jorge Martin.
Kini, fokus utamanya bukan mengejar kemenangan, melainkan mengembalikan kondisi fisik secara bertahap.
"Jeda musim panas ini terasa berat. Bukan seperti yang saya harapkan. Kondisi saya belum pulih 100%; bahu saya terasa cukup baik, tetapi lutut kiri saya juga mengalami cedera. Kita lihat saja nanti." kata Marco Bezzecchi.
Meski Silverstone menjadi sirkuit yang memberinya kemenangan musim lalu, Bezzecchi mengaku datang dengan pola pikir berbeda.
"Sayangnya, saat ini peluangnya tidak terlalu besar. Namun, tahun ini kami datang dengan mentalitas yang berbeda karena situasinya. Saya tidak terlalu memikirkan soal performa." lanjutnya.
"Saya hanya ingin mencoba mengendarai motor dan melihat bagaimana rasanya. Jika saya merasa nyaman, saya akan mencobanya. Saya baru akan tahu jawabannya besok." tambah Bezzecchi.
Bezzecchi juga menilai Silverstone selalu menghadirkan persaingan ketat karena karakter lintasannya yang lengkap serta cuaca yang sulit diprediksi.
"Kondisi cuaca di sini selalu agak aneh. Hal ini bisa sangat mempengaruhi karakteristik motor." pungkasnya.
(akg)





Komentar (0)