Liputan6.com, Jakarta - Rektor Institut Media Digital Emtek (IMDE) Totok Amin Soefijanto meminta para lulusan tidak menganggap wisuda sebagai akhir perjalanan pendidikan. Menurutnya, kelulusan justru menjadi awal untuk menerapkan kompetensi, karakter, dan etika yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
Pesan tersebut disampaikan Totok dalam Wisuda ke-XIX IMDE Tahun 2026 bertema "Let the Journey Begin" di Studio 5 Indosiar, Komplek Emtek City, Jakarta Barat, Kamis (6/8/2026).
Advertisement
"Jagalah nama baik IMDE melalui karakter yang kuat, etika kerja yang baik, dan sikap profesional dalam setiap lingkungan kerja maupun karya yang Saudara hasilkan," ujar Totok kepada para wisudawan dan wisudawati.
Wisuda tersebut mengantarkan mahasiswa IMDE menjadi Ahli Madya jenjang D3 dan Sarjana Terapan jenjang D4.
Dalam sambutannya, Totok mengutip pernyataan Dewa Zeus dalam buku Odysseus yang menggambarkan kecenderungan manusia menyalahkan pihak lain atas penderitaan yang dialaminya.
"Alangkah tidak tahu malunya manusia! Mereka selalu menyalahkan para dewa. Penderitaan mereka, kata mereka, berasal dari kami. Padahal karena tindakan bodoh dan ceroboh mereka sendiri, mereka melipatgandakan penderitaan yang seharusnya tidak perlu terjadi," kata Totok mengutip buku tersebut.
Menurut Totok, pesan tersebut relevan bagi lulusan yang akan memasuki dunia kerja. Para lulusan dituntut mampu bertanggung jawab atas pilihan dan tindakan mereka, sekaligus terus mengembangkan diri di tengah perubahan industri.
Ia mengatakan IMDE berada di tengah ekosistem media, kreatif, dan hiburan yang terus berkembang. Karena itu, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pengalaman untuk memahami peluang di industri kreatif.
Totok juga meminta para lulusan tetap menjadi bagian dari keluarga besar IMDE setelah menyelesaikan pendidikan.
"Kembalilah ke kampus untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan adik-adik angkatan, serta berikan dukungan moril maupun materiil bagi pengembangan kegiatan kampus di masa mendatang," pesannya.





Komentar (0)