Temukan Dokumen Kepemilikan Ratusan Senpi di Sekolah, Polisi Periksa Saksi Yayasan

disway.id
57 menit lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, menyampaikan, penyidik saat ini tengah mendalami penemuan dokumen terkait  kepemilikan ratusan senjata api yang ditemukan di lingkungan sekolah kawasan Jakarta Selatan. 

"Selain barang-barang yang ditemukan di lokasi, juga ada dokumen. Terkait dokumen-dokumen ini, tentunya penyelidik Satreskrim sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman," ujar Joko kepada wartawan, Jumat, 7 Agustus 2026.

BACA JUGA:Perkuat Lini Aftermarket, Astra Otoparts Sajikan Produk KYB untuk Semua Segmen Kendaraan

"Langkah kami ini TKP di yayasan, informasi yang kami dapat dari yayasan, kami melangkah berawal dari keterangan pihak yayasan," lanjutnya.

Berdasarkan hal itu, pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan tambahan terhadap saksi lain dari internal yayasan guna menggali informasi lebih dalam, khususnya terkait asal-usul dan peruntukan senjata yang ditemukan.

"Hari ini saksinya juga dari pihak yayasan. Tentunya dari keterangan saksi akan berkembang ke arah mana yang harus kita dalami terkait senjata-senjata ini," pungkas Joko.

BACA JUGA:Calon Gubernur BI Masih Rahasia, Prabowo Pertimbangkan Banyak Nama Sebelum Terbitkan Surpres

Hingga saat ini, kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan guna menentukan arah penyelidikan lebih lanjut atas kasus temuan senjata dan dokumen tersebut.

Diketahui, kasus ini bermula saat pihak sekolah menemukan 995 pucuk senjata api beserta amunisi dan aksesorisnya di salah satu ruangan pada tanggal 10 dan 11 Juli 2026. 

Selanjutnya, pada Rabu malam 5 Agustus 2026 pihak sekolah kembali menemukan senjata tambahan, Narkoba jenis Sabu dan Ganja, CD porno hingga alat pembuat peluru.

BACA JUGA:30 Poster HUT ke-81 RI Gratis dan Siap Unduh, Cocok Posting di IG, Threads, hingga WA

Atas rentetan itu kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan.

Ia mendesak polisi segera turun tangan untuk membongkar ruangan mirip bunker yang masih terkunci rapat, karena dikhawatirkan masih ada barang berbahaya lainnya di dalamnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KBPBI Tegaskan Tetap Kawal RUU Ketenagakerjaan dan Siap Aksi Jika Aspirasi Buruh Tak Diakomodasi
• 7 jam lalu
0
thumb
Prabowo Disebut Tertarik dengan Genteng dari Serabut Kelapa Inovasi BRIN
• 2 jam lalu
0
thumb
Laga Chelsea vs AC Milan di GBK Tayang di TVRI, Catat Jadwal dan Link Live Streamingnya
• 21 jam lalu
0
thumb
Tenang yang Mahal di Era Bising Media Sosial
• 20 jam lalu
0
thumb
FIFA Minta Maaf soal Rencana Penjualan Saham Komersial Piala Dunia
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.