Jakarta: Pihak pengurus yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan meminta bantuan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menjamin keamanan operasional sekolah. Langkah ini menyusul temuan 955 senjata di lingkungan pendidikan mereka.
Kuasa hukum yayasan Hermawanto mengatakan, pihaknya berharap kasus ini menjadi atensi pemerintah daerah. Dia mengatakan sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk Pramono.
"Kami juga sedang berkomunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada atensi dari beliau," kata Hermawanto di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.
Baca Juga :
Pascatemuan 995 Senjata, Aktivitas Sekolah Swasta di Jaksel Dijamin Normal"Makanya kami sekarang sedang sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kami juga sudah berkomunikasi dengan KPAI," kata Hermawanto.
Baca Juga :
Yayasan Sekolah Swasta Bantah Ekskul Menembak terkait Temuan 995 Pucuk Senjata
Hermawanto mengatakan penemuan awal terjadi pada 10 Juli 2026. Pihaknya menemukan 995 pucuk senjata api, amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain.
Pihak sekolah kembali menemukan beberapa senjata, narkoba jenis ganja dan sabu serta VCD porno pada Rabu, 5 Agustus 2026. Temuan tersebut dilaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.





Komentar (0)