Pelaku penembakan mematikan di sebuah sekolah di Provinsi Nonthaburi, Thailand, ternyata juga menembak mati kakek dan neneknya sendiri, sebelum melakukan aksi brutal di sekolahnya. Jumlah korban tewas dalam insiden penembakan ini bertambah menjadi delapan orang.
Insiden yang menggemparkan Thailand ini, terjadi di Sekolah Debsirin Nonthaburi distrik Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi, pinggiran barat laut Bangkok.
Kepolisian Nasional Thailand, seperti dilansir AFP, Jumat (7/8/2026), mengatakan bahwa pelaku, yang diidentifikasi sebagai seorang remaja yang merupakan siswa sekolah tersebut, terlebih dahulu menembak mati kakek dan neneknya dengan menggunakan pistol milik sang kakek.
Kemudian pelaku, yang identitasnya belum diungkap ke publik, pergi ke sekolah menengah tersebut dan menembak mati sedikitnya enam orang lainnya dalam aksi brutal yang memicu kepanikan para siswa dan guru. Keenam korban tewas di sekolah tersebut terdiri dari tiga guru dan tiga siswa.
Keterangan kepolisian, seperti dilansir Reuters, menyebutkan bahwa pelaku melepaskan sebanyak 26 tembakan dan sekitar 34 butir peluru lainnya ditemukan di lokasi kejadian.
Motif di balik aksi penembakan mematikan itu belum diketahui secara jelas.
Pelaku penembakan dilaporkan tewas. Komandan Kepolisian Provinsi Nonthaburi, Letnan Kolonel Dechrapee Kongdee, menyebutkan bahwa pelaku bunuh diri usai melakukan aksinya. Sebelumnya, sempat muncul laporan bahwa polisi menembak mati pelaku penembakan tersebut.
(nvc/ita)






Komentar (0)