Respons Meninggalnya Pasien BPJS Kesehatan Yurizal, Prof Dasaad Berduka

republika.co.id
54 menit lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Guru Besar Lifestyle Medicine, Prof Dr dr Dasaad Mulijono, SpJP(K), tangannya tiba-tiba gemetar. Hal itu terjadi ketika ia sedang menulis. Tulisannya sebagai respons sedang berduka. Dasaad berduka ketika mendapat kabar seorang pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan (29 tahun) meninggal dunia.

Yang membuatnya sedih, Yurizal malah kena cibir tenaga kesehatan (nakes) saat sedang berobat atas penyakit yang dideritanya. "Innalillahi wainnailaihi raji’un. Kepada ayah, ibu, dan keluarga yang ditinggalkan Yurizal, izinkan saya menunduk. Izinkan saya, atas nama jas putih yang saya kenakan lebih dari dua dekade, memohon maaf," ucap Dasaad di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga
  • Pramono Minta Tindak Nakes DKI yang Ikut Cibir Pasien BPJS Meninggal
  • BPJS Kesehatan: Peserta JKN Tetap Berhak Dilayani Meski Kamar Penuh
  • Respons Kasus Pasien BPJS Yurizal Meninggal dan Viral Dirundung Nakes, Menkes: Saya Merasa Gagal

Pada 22 Juli 2026, pasien asal Bogor, Jawa Barat, ini dari atas ranjang rumah sakit, menulis satu kalimat sederhana. Yurizal berkeluh karena harus delapan jam menunggu di ruang perawatan. Sang pasien bahkan tidak berani menyebut nama rumah sakitnya.

Karena ia tahu dirinya "pasien BPJS". Sembilan hari kemudian, tepatnya pada 31 Juli 2026, Yurizal berpulang. Keluarga menyebut ada keterlambatan penanganan. Di antara dua tanggal itu, yang terjadi bukan pertolongan. Yang datang adalah tawa dari para nakes.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perkuat Diseminasi Informasi, Diskominfo Kota Bandung Selaraskan Medsos Kewilayahan Bandung Kulon
• 21 jam lalu
0
thumb
Sistem Rujukan JKN Dirombak, Biaya Pengobatan Bisa Turun Hingga 50%
• 19 menit lalu
0
thumb
Seminar Internasional IKAPROBSI di Makassar, Hadirkan 249 Pemakalah
• 19 menit lalu
0
thumb
Video Bantu Kakek Pemulung Dituduh Cuma Settingan, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Saya Catat Alamat...
• 11 jam lalu
0
thumb
Jawa Timur Menjajaki Kerja Sama Industri Perkapalan dengan Tiongkok, Khofifah Dorong Alih Teknologi Maritim
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.