Pihak kepolisian memastikan kera ekor panjang yang menyerang belasan warga di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau sudah ditangkap. Meski demikian, warga diminta tetap waspada.
"Itu hanya satu ekor kera pelakunya, tidak bergerombol. Yang video viral itu bukan di Tembilahan, karena yang di Tembilahan itu cuma satu ekor," kata Kapolres Inhil AKBP Donny Listianto sekaligus mengklarifikasi video viral kepada wartawan, Jumat (6/8/2026).
Kapolres menambahkan serangan kera ekor panjang itu terjadi sejak tanggal 23 Juli 2026. Polisi mencatat total ada 17 korban yang diserang kera ekor panjang tersebut.
"Itu serangannya 18 kali serangan korbannya 17 orang, karena ada satu orang yang diserang dua kali. Serangan awal 23 Juli, tapi kemarin siang sudah kita amankan," kata dia.
Donny mengatakan pihaknya bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan relawan telah melakukan pengejaran selama berhari-hari sejak serangan itu berlangsung. Kera tersebut baru berhasil diamankan pada Kamis (5/8) kemarin setelah dijebak.
"Sudah berhari-hari kita turun mencari dan saat ini sudah berhasil diamankan, sudah dijebak," lanjutnya.
Donny meyakini sudah tidak ada lagi serangan kera ekor panjang sejak pelakunya ditangkap. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
"Kita yakin sudah berhenti serangan, tapi kami imbau masyarakat waspada," tuturnya.
(mea/imk)






Komentar (0)