995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel Dipastikan Air Soft Gun, Ada Pula Senapan Angin

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com- Sebanyak 995 senjata laras panjang yang ditemukan di gudang sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dipastikan berjenis air soft gun.

Di samping itu, turut ditemukan senjata api di dalam gudang tersebut, yakni satu pucuk senpi Francispa dan 4 buah senjata laras panjang pabrikan.

“Temuan airsoft gun sebanyak 995, terdiri dari jenis revolver airsoft gun sebanyak 776 dan jenis pistol airsoft gun sebanyak 215. Dan pada saat itu ditemukan juga 4 pucuk senapan angin,” kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, saat ditemui di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).

Baca juga: Teka-Teki 995 Senjata Api hingga Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel

Ratusan senjata tersebut ditemukan di ruangan kepala yayasan sekolah tersebut pada Jumat (10/7/2026).

Kemudian, Rabu (5/8/2026) malam, ditemukan tiga pucuk air soft gun jenis FN 90, AK-47, dan M4 Carbine.

Saat ini, 995 air soft gun dititipkan kepada Unit Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak (Wasendak) Polda Metro Jaya. Sementara senjata api dalam pemeriksaan Reskrim Polres Jaksel.

Sejauh ini, penyelidikan berangkat dari pemeriksaan pihak yayasan yang melaporkan temuan senjata.

Nantinya, penyelidik juga akan memanggil mantan ketua yayasan, IWD, yang disebut sebagai pemilik senjata tersebut.

Hal ini untuk mendalami ada tidaknya tindak pidana dalam penguasaan dan penempatan ratusan senjata api tersebut.

Sementara itu, IWD membantah memiliki senjata api. Pengacaranya, Alhadid Endar Putra, mengatakan pihaknya hanya menyimpan 995 air soft gun.

Baca juga: 995 Senpi atau Airsoft Gun? Ini Bantahan Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

“Total 995 merupakan air soft gun yang legal, perihal senapan api apabila ada bukan milik PT Lokta Karya Perbakin,” ungkap Alhadid, saat dihubungi Kompas.com lewat panggilan telepon, Kamis.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ratusan air soft gun disebut sudah mengantongi izin dari Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri dan sudah ditanda tangani Kapolri pada 2008 lalu untuk alat penunjang pelatihan atlet menembak.

Penempatan air soft gun di sekolah itu untuk pendirian ekskul menembak di sekolah tersebut. Namun, ekskul tidak jadi dibuat karena pembinanya meninggal dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Teknologi Kesehatan Makin Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari, Inovasi Alat Kesehatan Permudah Akses Medis
• 3 jam lalu
0
thumb
Mengapa Daerah Sulit Mandiri Fiskal? Pakar Otonomi Daerah Bongkar Akar Masalahnya | ROSI
• 15 jam lalu
0
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan Kamis 6 Agustus 2026, Ada TMPO hingga GTSI
• 23 jam lalu
0
thumb
Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Antisipasi Konvoi Bobotoh
• 11 jam lalu
0
thumb
Dinkes DKI: Nakes Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Faskes Pemprov Jakarta
• 51 menit lalu
0
Berhasil disimpan.