HARIAN.FAJAR.CO.ID, TORAJA UTARA – Maraknya kasus narkoba, dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM), hingga aktivitas tambang ilegal menjadi perhatian DPRD Toraja Utara. Berbagai persoalan tersebut dibahas dalam forum silaturahmi dan dengar pendapat bersama jajaran Polres Toraja Utara, Jumat (7/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPRD Toraja Utara, Rantepao, dipimpin Ketua DPRD Toraja Utara, Dra. Hermin Sa’pang Matandung, M.MPd, dan dihadiri sejumlah anggota dewan. Dari pihak kepolisian, hadir Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat, SH, SIK, MIK, beserta jajaran.
Dalam diskusi tersebut, anggota DPRD menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai meresahkan masyarakat, mulai dari peredaran narkoba, dugaan penyalahgunaan BBM dan gas 3 kilogram, hingga aktivitas tambang ilegal yang terjadi di wilayah Toraja Utara maupun Tana Toraja.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat menyatakan siap menerima kritik, saran, dan aspirasi sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan tugasnya. Ia mengaku masih baru menjabat sebagai Kapolres Toraja Utara dan berkomitmen menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Tentu kami semua tampung, apalagi saya baru beberapa hari ini menjabat. Saya berjanji akan tegak lurus sesuai aturan,” ujarnya.
Yoseph menegaskan, penanganan berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan hanya oleh kepolisian. Menurutnya, diperlukan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga kalangan pemuda.
“Tentu polisi tak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan kerja sama dari seluruh stakeholder termasuk dari DPRD dan Pemkab, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuda juga berperan penting,” katanya.
Ia juga memastikan akan segera memetakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar penanganannya dapat dilakukan secara lebih efektif. Yoseph turut mengapresiasi masyarakat yang aktif menyampaikan laporan maupun informasi kepada kepolisian.
“Saya masih baru dan masih belajar, kiranya kita saling mendukung dan kami apresiasi jika ada laporan dari masyarakat mengenai suatu hal,” tuturnya. (*)






Komentar (0)