Yuran Fernandes, Gledson hingga Reza Arya Eks PSM Makassar Jadi Pilar Persebaya Surabaya: Bantu Tavares Rebut Trofi Piala Presiden 2026

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, GIANYAR — Sejumlah pemain yang pernah menjadi bagian dari PSM Makassar kini memiliki cerita berbeda bersama Persebaya Surabaya.

Yuran Fernandes, Gledson Paixao, hingga Reza Arya Pratama menjadi bagian penting dari perjalanan Green Force hingga berhasil merebut trofi Piala Presiden 2026.

Ketiganya memiliki kontribusi berbeda dalam keberhasilan Persebaya menaklukkan Persib Bandung pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).

Persebaya harus melalui pertandingan selama 120 menit sebelum akhirnya memastikan gelar melalui drama adu penalti dengan skor 6-5.

Bagi pelatih Bernardo Tavares, keberhasilan tersebut menjadi trofi perdana bersama Persebaya.

Yuran Fernandes Jadi Pilar Pertahanan

Yuran Fernandes menjadi salah satu pemain yang tidak tergantikan dalam perjalanan Persebaya menuju partai puncak.

Bek asal Brasil tersebut bukan hanya berperan sebagai tembok pertahanan Green Force, tetapi juga kerap memberikan kontribusi ketika Persebaya membutuhkan gol.

Kemampuan Yuran dalam situasi bola mati dan duel udara menjadi salah satu senjata Persebaya sepanjang turnamen.

Di final, Yuran kembali dipercaya mengisi jantung pertahanan Persebaya.

Bersama Walber Mota dan Jefferson da Silva, Yuran membantu menjaga pertahanan Green Force dari tekanan para pemain Persib.

Namun, Yuran juga mendapatkan tugas sebagai salah satu algojo dalam drama adu penalti.

Sayangnya, eksekusinya menjadi satu-satunya penalti Persebaya yang gagal.

Meski demikian, kegagalan tersebut tidak mengubah kontribusinya sepanjang turnamen.

Persebaya tetap mampu mengangkat trofi setelah enam eksekutor lainnya berhasil menjalankan tugas.

Gledson Paixao Jadi Penentu

Nama lain yang tidak kalah penting adalah Gledson Paixao.

Pemain tersebut menjadi salah satu eksekutor yang berhasil menjalankan tugas dalam drama adu penalti.

Gledson tampil tenang ketika menghadapi situasi penuh tekanan.

Eksekusinya menjadi salah satu dari enam penalti Persebaya yang berhasil bersarang di gawang Persib.

Keberhasilan tersebut semakin penting karena pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga extra time.

Gledson bersama Miguel Pereira, Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diego Ramalho, dan Jose Mota sukses menyelesaikan tugas mereka.

Reza Arya Muncul sebagai Pahlawan

Kontribusi paling mencolok dari eks pemain PSM lainnya datang dari Reza Arya Pratama.

Kiper berusia 26 tahun tersebut masuk pada awal babak kedua untuk menggantikan Ernando Ari.

Keputusan tersebut kemudian menjadi salah satu titik penting dalam kemenangan Persebaya.

Reza tampil tenang di bawah mistar ketika pertandingan memasuki drama adu penalti.

Ia sukses menggagalkan dua eksekusi pemain Persib, yakni Uilliam Barros dan Hamra Hehanusa.

Dua penyelamatan tersebut membuat Persebaya akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 6-5.

“Saya berusaha fokus dan membaca arah bola dengan baik pada saat penalti,” ujar Reza.

Bagi Reza, keberhasilan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan kualitasnya setelah sebelumnya kesulitan mendapatkan tempat utama ketika masih memperkuat PSM Makassar.

Di PSM, persaingan di posisi penjaga gawang membuat Reza tidak selalu menjadi pilihan utama.

Kini, bersama Persebaya, ia justru tampil sebagai salah satu pemain yang menentukan keberhasilan tim meraih trofi.

Eks PSM Bantu Tavares Angkat Trofi

Keberhasilan Yuran Fernandes, Gledson Paixao, dan Reza Arya bersama Persebaya memperlihatkan bagaimana para pemain yang pernah berseragam PSM Makassar kini memiliki peran penting di klub barunya.

Yuran menjadi salah satu pemimpin pertahanan sekaligus ancaman dalam bola mati.

Gledson memberikan kontribusi dalam situasi krusial, termasuk ketika dipercaya menjadi algojo penalti.

Sementara Reza muncul sebagai pahlawan pada momen paling menentukan.

Ketiga pemain tersebut menjadi bagian dari skuad yang membawa Persebaya melewati Arema FC pada semifinal sebelum akhirnya mengalahkan Persib di partai puncak.

Trofi Piala Presiden 2026 pun menjadi milik Green Force.

Bagi Bernardo Tavares, keberhasilan tersebut bukan hanya menghadirkan gelar pertama bersama Persebaya, tetapi juga menunjukkan bahwa komposisi pemain yang dibangunnya mampu menghadapi tekanan dalam pertandingan besar.

Sementara bagi Yuran, Gledson, dan Reza, trofi tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier mereka setelah sebelumnya pernah menjadi bagian dari PSM Makassar.

Kini, ketiganya ikut mencatatkan sejarah baru bersama Persebaya Surabaya sebagai juara Piala Presiden 2026.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Realisasi Investasi NTB Semester I 2026 Tembus Rp33,73 Triliun, Capai Lebih dari Separuh Target Tahunan
• 11 jam lalu
0
thumb
Nilai Ekspor Garmen RI Berpotensi Tembus Rp35 Triliun, Ini Intervensi yang Harus Dilakukan
• 2 jam lalu
0
thumb
Israel Gempur Lebanon! Dokumen Bongkar Iran Borong 400 Rudal Tiongkok, Trump Beri Ultimatum Terakhir!
• 4 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Ironi Pahit, Indonesia 287 Juta Jiwa Gagal, Cape Verde 500 Ribu Lolos Piala Dunia!
• 6 jam lalu
0
thumb
Prabowo Mau Investasi Besar di Pendidikan: Siapkan Sekolah Unggulan Kurikulum IB
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.