Prabowo Panggil 150 Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset Pangan hingga Nuklir

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto mengundang 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ke Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (6/8). Pertemuan tersebut juga menjadi ajang bagi BRIN untuk memperkenalkan sekitar 150 hingga 200 produk hasil riset yang telah dikelompokkan ke dalam 12 klaster.

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan agenda tersebut menjadi forum dialog langsung antara Presiden dengan para peneliti sekaligus tindak lanjut setelah BRIN beberapa kali mempresentasikan hasil riset dalam rapat terbatas yang digelar di Istana maupun di Hambalang.

Berbagai temuan yang dipaparkan selama ini mencakup isu pengelolaan sampah, pembangunan tanggul laut raksasa (giant sea wall), ketahanan air, ketahanan pangan, hingga persoalan strategis lainnya.

“Kemudian juga riset antariksa, riset penerbangan, riset nuklir, riset logam tanah jarang, kemudian riset perumahan, riset transportasi, riset Kesehatan,” kata Arif sebelum pertemuan.

BRIN akan memamerkan sekitar 200 produk hasil riset yang telah melalui proses kurasi. Produk-produk tersebut dikelompokkan ke dalam 12 klaster yang meliputi riset pangan, energi, teknologi pendukung kampung nelayan, teknologi untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta inovasi lain yang mendukung kebutuhan nasional ke depannya.

Menurut Arif, Prabowo juga dijadwalkan berkeliling untuk melihat langsung berbagai produk inovasi yang dipamerkan di Istana. Dalam agenda tersebut, para peneliti akan menjelaskan hasil riset yang mereka kembangkan sekaligus menerima arahan langsung dari Presiden mengenai pengembangan teknologi dan inovasi ke depan.

“Tentu para periset BRIN sangat senang sekali dan bahagia karena mendapat kepercayaan untuk bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden,” ujarnya.

Salah satu inovasi unggulan yang akan dipamerkan berasal dari sektor energi, yakni teknologi Absorbed Natural Gas (ANG). Teknologi tersebut dinilai berpotensi mendukung revolusi energi nasional karena memungkinkan penyimpanan gas pada tekanan di bawah 30 bar sehingga dapat menjadi alternatif pengganti LPG sekaligus mengurangi impor dan menghemat devisa negara.

Di sektor pangan, BRIN juga akan memperkenalkan berbagai alat pertanian serta varietas unggul, termasuk padi biosalin yang dikembangkan untuk lahan berkadar garam tinggi. BRIN saat ini berupaya mempercepat produksi benih hasil riset tersebut melalui kolaborasi dengan Kementerian Pertanian agar dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat.

BRIN Produksi Sepatu, Harga Rp75 Ribu

Pada kesempatan tersebut, Arif Satria sempat memamerkan sepatu berbahan dasar karet hasil pengembangan BRIN di Serpon kepada wartawan. Menurutnya, produk lokal tersebut dikembangkan sebagai alternatif sepatu berharga terjangkau dengan harga jual sekitar Rp75 ribu per pasang.

“Saat ini harga bervariasi, motifnya, bahannya, sekitar Rp 75 ribu. Ada juga yang di atas Rp100 ribu juga ada,” ujarnya.

Sepatu produksi BRIN tampil dengan dominasi warna hitam, dengan desain ujung sepatu membulat. Adapun sistem penutup menggunakan dua tali perekat. Arif menyatakan material karet yang menjadi bahan utama membuat bobot sepatu lebih ringan. “Ini semuanya dari karet, harga murah, kurang dari Rp 80 ribu. Ringan, bagus, murah,” ujarnya.

Arif menjelaskan pengembangan sepatu tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan presiden agar BRIN menghasilkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk produk alas kaki.

Ia mengatakan BRIN akan menggandeng mitra industri agar sepatu tersebut dapat diproduksi secara massal dan dipasarkan secara lebih luas. Saat ini produk tersebut masih dalam tahap uji coba internal sebelum diproduksi dalam skala lebih besar.

BRIN juga mengarahkan pengembangan sepatu tersebut untuk mendukung kebutuhan program Sekolah Rakyat. “Ya memang nanti kita arahnya untuk bisa membantu sekolah rakyat,” ujarnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 80 Ribu, Jadi Rp 2,67 Juta per Gram
• 20 jam lalu
0
thumb
Pramono Instruksikan Dinkes DKI Tindak Nakes yang Cibir Pasien BPJS
• 12 jam lalu
0
thumb
DPR Minta TNI dan BIN Perkuat Deteksi Dini Antisipasi Potensi Gangguan Keamanan
• 7 jam lalu
0
thumb
Mohamed Salah Gabung Klub Turki Trabzonspor
• 22 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Respons Kabar Anton Timbang Hadiri Pertemuan di Istana
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.