Eks Ketua DPRD Ponorogo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan

liputan6.com
12 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019-2024 berinisial SN ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi tunjangan perumahan anggota DPRD tahun anggaran 2023-2026. Kejaksaan Negeri Ponorogo menduga SN memerintahkan perubahan nilai appraisal yang menjadi dasar penetapan tunjangan hingga menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 3,6 miliar.

Kepala Kejari Ponorogo Zulmar Adhy Surya mengatakan penetapan SN sebagai tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan sejumlah alat bukti. Salah satunya berasal dari pemeriksaan terhadap tersangka sebelumnya, FS, yang saat itu menjabat Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD (Setwan).

Advertisement

BACA JUGA: Ketua DPRD TTU Mengaku Diancam Diculik usai Serahkan Bukti Kasus Dokter Icha

Menurut Zulmar, berdasarkan keterangan FS, SN diduga meminta adanya perubahan terhadap hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Nilai appraisal tersebut disebut dinaikkan sebesar 15 persen dari hasil penilaian awal.

"Dari hasil keterangan tersangka FS, dirinya mendapatkan perintah dari tersangka SN untuk mengubah nilai sebesar 15 persen dari total penilaian KJPP," kata Zulmar, Kamis (6/8/2026).

Perubahan nilai tersebut kemudian digunakan sebagai dasar dalam menentukan besaran tunjangan perumahan anggota DPRD yang dibayarkan selama periode 2023 hingga 2026. Penyidik menduga permintaan perubahan dilakukan karena SN tidak puas dengan nilai yang sebelumnya ditetapkan KJPP.

Kejari Ponorogo masih mendalami dugaan keuntungan yang mungkin diterima SN dalam perkara tersebut. Penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya aliran dana atau fee dari pihak lain.

"Selain nilai yang dinaikkan tersebut, kami masih menyelidiki apakah SN juga menerima fee dari pihak lain," ujarnya, dikutip dari Antara.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Informasi Menjadi Keputusan: Kemampuan Penting di Era AI
• 5 jam lalu
0
thumb
Bank-Bank Diminta Siaga Hadapi Petaka Besar, Korbannya Sudah Banyak
• 12 jam lalu
0
thumb
Pramono soal Nakes Cibir Pasien BPJS: Harus Diberi Peringatan
• 17 jam lalu
0
thumb
Sepatu Lokal Hasil Inovasi BRIN Dipamerkan di Istana, Harganya Rp75 Ribuan
• 22 jam lalu
0
thumb
Bogor Diguncang Gempa Dangkal, Berpusat di Darat!
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.