KAIRO, KOMPAS.TV — Serangan pemberontak Houthi pada Kamis (6/8/2026) di wilayah tengah dan timur Yaman menewaskan sedikitnya 30 tentara pemerintah. Selain itu menurut keterangan pejabat pemerintah Yaman, 50 orang lainnya terluka.
“Serangan tersebut menghantam kamp-kamp pasukan pemerintah yang diakui secara internasional di provinsi Marib dan Hadhramaut,” kata para pejabat seperti dikutip dari The Associated Press.
Namun para pejabat tersebut berbicara dengan syarat anonim karena tidak memiliki wewenang untuk berbicara kepada media.
Baca Juga: Milisi Houthi Yaman Tembakkan Rudal dan Drone ke Arab Saudi
Serangan ini merupakan eskalasi besar sejak gencatan senjata di Yaman pada April 2022 yang menghentikan pertempuran besar antara kelompok Houthi yang didukung Iran dan koalisi pimpinan Arab Saudi, yang mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.
Angkatan Darat Yaman melaporkan adanya serangan Houthi terhadap kamp-kamp mereka yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka di kalangan pasukan, namun mereka tidak merinci jumlah korban tewas.
Pihak Houthi tidak memberikan komentar mengenai serangan tersebut, namun menyatakan bahwa sebuah pernyataan akan segera dirilis terkait operasi militer besar-besaran, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.
Baca Juga: Rilis Rekaman! Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone Arab Saudi di Yaman | KOMPAS MALAM
Yaman telah dilanda perang saudara sejak tahun 2014, ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa. Kejadian ini pun memaksa pemerintah yang diakui secara internasional untuk mengungsi ke Arab Saudi.
Koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi beberapa bulan kemudian dan telah memerangi para pemberontak sejak 2015 dalam upaya memulihkan kekuasaan pemerintah yang diakui secara internasional.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Gading-Persada
Sumber : The Associated Press
- milisi houthi
- houthi serang yaman
- serangan besar houthi
- tentara pemerintah yaman
- konflik yaman






Komentar (0)