KPK Periksa Pendiri IAW, Dalami Dugaan Pemberian Swasta kepada Pegawai Bea Cukai

okezone.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar H.P. Sitorus, dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami dugaan pemberian yang dilakukan pihak swasta kepada oknum pegawai DJBC.

"Pemeriksaan terhadap saksi dari sisi swasta, Saudara IS, didalami berkaitan dengan dugaan pemberian yang dilakukan oleh pihak swasta kepada oknum-oknum di Ditjen Bea dan Cukai," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (6/8/2026).

Selain Iskandar, Budi mengatakan penyidik juga memeriksa ASN Ditjen Bea dan Cukai, Umar Khayam. Kepada Umar, KPK mendalami mekanisme importasi barang, termasuk dugaan penerimaan yang dilakukan oleh pegawai DJBC.

Baca Juga :
Periksa 3 ASN Bea Cukai, KPK Dalami Importasi Barang hingga Praktik Suap

"Satu saksi dari unsur ASN pada Ditjen Bea dan Cukai didalami terkait dengan mekanisme importasi barang yang kemudian diduga ada penerimaan yang dilakukan oleh oknum pada Ditjen Bea dan Cukai," lanjut Budi.

Budi menjelaskan, keterangan dari kedua saksi diperlukan untuk mengonfirmasi informasi yang sebelumnya telah diperoleh penyidik dari saksi lain. Pendalaman itu, kata dia, berkaitan dengan dugaan pengaturan jalur hijau dan jalur merah dalam proses importasi barang.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemkot Bogor Bakal Adakan Lagi CFD Tiap Minggu, Lokasinya Masih Dicari
• 12 jam lalu
0
thumb
Basarnas Gelar Penyisiran Udara untuk Cari KMP Mutiara 2 dan Korban di Perairan Sumenep
• 16 jam lalu
0
thumb
Direktur Umum Perumda Pasar Pakuan Jaya Bogor Mengundurkan Diri, Apa Alasannya?
• 22 jam lalu
0
thumb
Jelang Laga Krusial Piala AFF 2026 Indonesia Vs Singapura: Ilhan Fandi Tanpa Beban, Garuda Wajib Menang
• 15 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Bromo Capai 70 Hektar, Drone Hingga Damkar Dikerahkan Padamkan Api
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.