Pekanbaru: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang kandang jebak usai adanya laporan dugaan seorang warga diserang satwa liar jenis beruang madu (Helarctos malayanus) di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan.
Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) dari Pekanbaru menuju lokasi kejadian pada Rabu, 5 Agustus 2026. Tim membawa satu unit kandang jebak (box trap) sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dalam penanganan konflik satwa liar.
"Setiap laporan konflik satwa liar kami tindak lanjuti dengan menurunkan tim WRU ke lapangan. Penanganan dilakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi," kata Supartono di Pekanbaru, Kamis, 6 Agustus 2026, melansir Antara.
Tim WRU BB KSDA Riau bersama pemangku kepentingan setempat memasang kandang jebak untuk beruang madu yang dilaporkan menyerang seorang warga di Pelalawan. ANTARA/HO-BB KSDA Riau
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh pemerintah desa, korban diserang seekor beruang madu saat sedang berada di kebun miliknya. Satwa tersebut dilaporkan menyerang korban dari arah belakang.
Korban kemudian melakukan perlawanan sehingga beruang melepaskan serangannya dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Meskipun berhasil menyelamatkan diri, korban mengalami luka akibat serangan tersebut.
Setibanya di rumah, korban dilaporkan kehilangan banyak darah hingga akhirnya pingsan. Pihak keluarga segera membawa korban ke Rumah Sakit Selasih Pangkalan Kerinci untuk mendapatkan penanganan medis.
"Saat ini kondisi korban telah berada dalam penanganan tenaga medis, sementara Tim BBKSDA Riau terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, aparat setempat, serta pihak terkait untuk mengidentifikasi penyebab konflik," ungkapnya.
Baca Juga :
Owa Ungko Ditemukan Kritis dengan Luka Tembak, BKSDA Jambi: Mulai MembaikBBKSDA Riau mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kebun maupun kawasan yang berbatasan dengan habitat satwa liar agar meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diimbau untuk menghindari bekerja seorang diri, serta segera melaporkan kepada BBKSDA Riau atau aparat setempat apabila menemukan keberadaan satwa liar di sekitar permukiman maupun areal perkebunan.




Komentar (0)