Mensesneg Bantah Isu Istana Kirim Surpres Penggantian Kapolri: Tidak Ada

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, saat memberikan keterangan pada wartawan dalam perjalanan dari Jakarta menuju Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026) malam. (Sumber: Antara/HO BPMI Sekretariat Presiden)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sekretaris Negara RI (Menseneg) Prasetyo Hadi membantah isu pemerintah mengirimkan surat presiden (surpres) tentang penggantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Saat ditanya wartawan usai mengikuti rapat koordinasi tentang tata kelola MBG di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026), Prasetyo menegaskan surpres penggantian Kapolri Listyo Sigit tidak pernah dikirimkan.

"Tidak ada, tidak ada Surpres Kapolri,” kata Prasetyo Hadi dikutip Antara.

Baca Juga: Habiburokhman Minta Isu Penggantian Kapolri Disudahi: Tidak Benar jika Ada Surpres

Sebelumnya, isu mengenai adanya surpres penggantian Kapolri juga dibantah Komisi III DPR RI yang berwenang dalam pemberhentian Kapolri.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pihaknya tidak pernah menerima supres dari Presiden Prabowo Subianto tentang penggantian Listyo Sigit.

Habiburokhman pun meminta isu penggantian Kapolri disudahi. Politikus Partai Gerindra itu meminta publik tidak termakan isu yang belum jelas kebenarannya.

"Spekulasi terkait adanya Surat Presiden tersebut sebaiknya disudahi. Mari kita mengedepankan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Habiburokhman dikutip laman resmi DPR RI, Rabu (5/8/).

Sementara itu, Listyo Sigit menilai penggantian dirinya sepenuhnya menjadi kewenangan presiden.

Saat ditanya wartawan soal isu tersebut, Listyo Sigit sebatas menekankan penggantian Kapolri adalah hak prerogatif presiden.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • surpres penggantian kapolri
  • surat presiden
  • kapolri listyo sigit
  • listyo sigit prabowo
  • surpres
  • mensesneg
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kronologi Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibunuh saat Hendak Adzan Dzuhur
• 1 jam lalu
0
thumb
Data Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2026 Bisa Dibaca Apa?
• 8 jam lalu
0
thumb
Tak Mau Tekor Dagang Lagi dengan Thailand, RI Mau Genjot Ekspor Ini
• 14 jam lalu
0
thumb
Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya
• 6 jam lalu
0
thumb
Wawasan Polling Suara Surabaya: Mayoritas Pendengar dan Netizen Nilai Kompensasi Delay Pesawat Rp300 Ribu Sudah Tidak Layak
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.