TABLOIDBINTANG.COM - Sejumlah rahasia mulai terkuak ketika Arya tanpa sengaja mendengar pembicaraan yang menyeret nama kepolisian.
Di sisi lain, kemarahan Pamela semakin tak terkendali, sementara Ariana akhirnya menemukan petunjuk penting tentang masa lalunya.
Arya yang baru tiba di Vistara langsung menuju lift. Namun langkahnya terhenti setelah mendengar Aron dan Zaki berbincang dengan seorang staf mengenai dokumen yang sebelumnya diminta pihak kepolisian.
Mendengar kata "kepolisian", Arya langsung menghampiri mereka dan meminta penjelasan. Sikap Aron dan Zaki yang mendadak tegang membuat kecurigaan Arya semakin besar.
Sementara itu, Virzha kembali ke kantor usai mengunjungi rumah Ariana. Ia langsung menelusuri sejumlah berkas penting yang berkaitan dengan penyelidikan, mulai dari jejak Jaul Koswara, sketsa pria bertopeng yang identitasnya masih misterius, hingga data acara Summit for Humanity milik Vistara.
Semua petunjuk itu diyakini saling berkaitan dan bisa membuka fakta baru.
Di tempat lain, emosi Pamela memuncak. Ia melampiaskan kemarahannya setelah kembali melihat foto lama Asti dan Bima yang pernah diterimanya.
Dengan penuh kebencian, Pamela menusuk-nusuk foto tersebut menggunakan gunting.
Sasaran utamanya adalah wajah Asti, sambil melontarkan amarah yang menunjukkan dendamnya belum juga padam meski Asti telah tiada.
Sementara itu, Ariana mendatangi ruang kerja Davin untuk menanyakan sosok Nonik. Pertanyaan tersebut muncul setelah ia tak sengaja mendengar percakapan Davin dengan Virzha.
Davin kemudian mengungkap bahwa dirinya pernah menemukan seorang perempuan dalam kondisi memprihatinkan di jalan dan membawanya ke rumah sakit.
Penjelasan itu membuat Ariana tersadar bahwa Davin adalah orang yang selama ini telah menyelamatkan hidupnya.
Mampukah Arya mengungkap rahasia yang disembunyikan di balik dokumen kepolisian? Benarkah pengakuan Davin akan menjadi titik terang bagi masa lalu Ariana? Saksikan kelanjutan Wajah Cinta yang Lain episode 33 yang dipenuhi misteri, emosi, dan kejutan yang semakin memikat.





Komentar (0)