Pacu Ekonomi hingga Akhir Tahun, Airlangga Bakal Geber Investasi dan Pariwisata di Kuartal III-2026

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun, pemerintah bakal menggenjot kinerja investasi dan sektor pariwisata di kuartal III-2026.

“Kuartal selanjutnya tentu investasi tetap kita dorong. Kemudian, industri yang terkait dengan pariwisata juga terus kita genjot,” kata Airlangga di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Baca Juga :
Cegah Inflasi & Pacu Ekonomi Semester II, Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan hingga Diskon Transportasi
Rampungkan Sekolah Rakyat di Soreang, Brantas Abipraya Pastikan Infrastruktur Berkualitas

Dia mencontohkan bagaimana Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menjadi destinasi favorit bagi pelancong dari dalam maupun luar negeri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

“Ini kan salah satu yang menarik, bahwa Nusa Tenggara dan Bali itu tumbuh di atas pertumbuhan nasional. Sehingga sektor yang terkait dengan pariwisata ini terbukti bisa menggeliat dan kita bisa dorong ini untuk low hanging fruit,” ujar Airlangga.

Selain itu, Dia juga menyoroti potensi peningkatan kunjungan wisatawan dari luar negeri, termasuk dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) yang semakin terhubung dengan konektivitas transportasi udara.

Salah satunya adalah penerbangan internasional langsung terbaru yang menghubungkan Bali dan Phuket, Thailand oleh maskapai Transnusa.

Airlangga memperkirakan, rute Bali-Phuket akan menarik minat wisatawan, keluarga, pekerja digital (digital nomads), hingga pecinta petualangan yang ingin menikmati kekayaan budaya, kuliner, dan daya tarik khas dari kedua destinasi tersebut.

“Nah, juga ada direct flight nanti langsung dari Phuket ke Bali, atau dari Bangkok yang ditambahkan dengan penerbangan Transnusa. Sehingga dengan demikian hubungan tourism dua negara ini bisa meningkat,” ujarnya.

Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang Januari—Juni 2026 mencapai 630,41 juta perjalanan, dan menjadi yang tertinggi untuk kuartal II sejak tahun 2019 atau sebelum pandemi COVID-19.

Berdasarkan data BPS, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada Juni 2026 mencapai 605.013 kunjungan, atau naik 4,63 persen dari Mei 2026.

Sementara pada Juni 2026, jumlah perjalanan wisman di NTB mencapai 1.368.707 orang, meningkat 2,73 persen dibandingkan Mei 2026. Di sisi lain, kunjungan wisman ke NTT pada Juni 2026 mencapai 29.152 kunjungan, melonjak 40,73 persen secara tahunan (yoy) dan naik 19,85 persen secara bulanan (mtm). (Ant).

Baca Juga :
Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tetap Tumbuh hingga 5,7 Persen pada 2026 Meski Kuartal II Melambat
Hampir 10 Ribu Lapangan Kerja Berpotensi Tercipta dari Investasi Enam Perusahaan TPT Ini
Ekonomi RI Tumbuh 5,29% Kuartal II-2026, BI Pede Sesuai Target hingga Akhir Tahun

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ekonom Sebut Pengurangan Dana Desa dan Adanya Kopdes Picu Naiknya Kemiskinan Desa
• 18 jam lalu
0
thumb
Penguatan Kapasitas ASN dan Masyarakat Makassar Melalui Kolaborasi Pelatihan Gratis Singapura
• 19 jam lalu
0
thumb
Bangga, Mas Dhito Beri Beasiswa Peraih Medali Emas LKS Nasional 2026 Asal Kabupaten Kediri
• 19 jam lalu
0
thumb
Istri di Bogor Bakar Baju Suami hingga Rumah Terbakar, Dipicu Cekcok
• 4 jam lalu
0
thumb
Cerita Awak Kapal Pertamina Melintasi Selat Hormuz di Tengah Konflik Teluk Arab
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.