Pabrik Keramik Baru di Mojokerto Resmi Beroperasi, Sasar Pasar Eropa dan AS

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Beroperasinya fasilitas produksi keramik dan granit baru di Mojokerto akan menambah kapasitas manufaktur nasional sekaligus memperluas ekspor ke 18 negara.

Pabrik Keramik Baru di Mojokerto Resmi Beroperasi, Sasar Pasar Eropa dan AS. (Foto: Ilistrasi/iNews Media Group)

IDXChannel - Industri keramik nasional kembali menunjukkan daya saing yang kuat di pasar global. Hal itu ditandai dengan beroperasinya fasilitas produksi keramik dan granit baru di Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur, yang akan menambah kapasitas manufaktur nasional sekaligus memperluas penetrasi ekspor ke lebih dari 18 negara, termasuk kawasan Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Peresmian fasilitas tersebut menjadi bagian dari ekspansi sektor manufaktur bahan bangunan untuk memenuhi permintaan pasar domestik maupun internasional. Penambahan kapasitas produksi juga diharapkan memperkuat rantai pasok proyek-proyek infrastruktur nasional.

Baca Juga:
Industri Keramik Nasional Catat Kinerja Membaik di 2025, Serap 1.500 Tenaga Kerja Baru

Pengembangan fasilitas manufaktur dilakukan oleh PT Sun Power Ceramics melalui penambahan lini mesin press, digital printing, serta teknologi pembakaran (kiln) berkapasitas besar. Tambahan fasilitas tersebut meningkatkan kapasitas produksi hingga 30.000 meter persegi (m²) per hari atau sekitar 15 juta m² keramik dan granit per tahun.

Founder PT Sun Power Ceramics, Chang Kun Shen, mengatakan ekspansi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas produksi sekaligus meningkatkan daya saing di pasar domestik dan internasional.

Baca Juga:
RI Masuk Top 5 Produsen Keramik di Dunia, Nilai Ekspor Capai Rp518 Miliar

"Ekspansi ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kapasitas produksi sekaligus meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun internasional," tutur Chang dalam keterangannya pada Kamis (6/8/2026).

Pegembangan fasilitas ini juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja dengan mempekerjakan lebih dari 900 orang. Selain itu, lini produksi baru mencatatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 98,73 persen, mencerminkan tingginya penggunaan material lokal dalam proses manufaktur.

Baca Juga:
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, IKM Alat Makan Keramik Disiapkan Penuhi Sertifikasi

Peningkatan kapasitas produksi disiapkan untuk mendukung ekspor ke lebih dari 18 negara yang mencakup pasar Eropa, Amerika Serikat, Australia, Afrika, hingga Timur Tengah. Fasilitas tersebut juga mampu memproduksi keramik berukuran besar, seperti 80×160 cm, 120×120 cm, dan 120×240 cm, untuk memenuhi kebutuhan tren arsitektur global.

Perluasan jangkauan bisnis korporasi di tingkat internasional ini juga terus didorong melalui partisipasi di ekshibisi global seperti Coverings USA, Indobuildtech, dan BIG 5 Dubai. (Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengakuan Pemutilasi Pria di Depok: Awalnya Cuma Butuh Teman Ngobrol
• 11 jam lalu
0
thumb
Galeri 24 Kejar Laba di Atas Rp1,3 Triliun Tahun Ini
• 23 menit lalu
0
thumb
Tempat Nongkrong Baru di Kelapa Gading, Tiong Bahru Bakery Hadir dengan Croissant Legendaris
• 22 jam lalu
0
thumb
Kapan Hari UMKM Nasional 2026? Berikut Sejarah dan Tanggal Peringatannya
• 4 jam lalu
0
thumb
Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18-19 Agustus di PN Jaksel
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.