JAKARTA, KOMPAS.TV – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, membenarkan ada unggahan di media sosial yang seloah-olah ada demo besar-besaran atau raksasa.
JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, menyampaikan hal itu menjawab pertanyaan wartawan tentang media sosial yang diramaikan dengan narasi soal kerusuhan besar di bulan Agustus.
Ia mengimbau agar pihak yang akan menyampaikan pendapat melakukannya tanpa merusak dan menakut-nakuti masyarakat.
Baca Juga: Jusuf Kalla Respons Isu Demo Besar Agustus: Beri Pendapat Bisa Saja, Asal Jangan Merusak
“Ya, ini kan negara demokrasi, memberikan pendapat yang biasa saja, asal jangan merusak. Jangan nanti menakutkan masyarakat,” kata dia, Rabu (5/8/2026).
JK juga membenarkan unggahan di media sosial mengenai aksi besar-besaran tersebut merupakan aksi beberapa tahun lalu.
“Betul itu, tiap hari kita lihat di media medsos itu foto seakan akan raksasa, (padahal) demo tahun lalu atau demo lima tahun lalu itu, nah itu yang menakutkan masyarakat,” ucapnya.
“Tapi memberikan pandangan tidak salah, yang penting jangan merusak,” kata dia.
Sebelumnya, dalam konferensi pers di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, memastikan video aksi yang beredar di media sosial adalah hoaks.
Ia menjawab pertanyaan wartawan tentang beredarnya video aksi demonstrasi di sosial media dengan narasi ajakan melakukan unjuk rasa di bulan Agustus.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- jusuf kalla
- demo besar
- jk
- aksi unjuk rasa
- hoaks di media sosial






Komentar (0)