Presiden Iran Aku Sulit Berkomunikasi dengan Pemimpin Tertinggi

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengakui komunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei sangat sulit saat ini, Rabu (5/8).

Mojtaba diketahui terluka saat serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari 2026. Serangan itu menewaskan sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei.

Hingga kini, Mojtaba belum pernah muncul di publik setelah ditunjuk sebagai pengganti Ali Khamenei pada awal Maret 2026.

"Sangat sulit untuk berkomunikasi dengan beliau saat ini, namun bagaimanapun juga, kehadirannya merupakan sumber kekuatan yang sangat besar bagi kami agar kami dapat terus melangkah," kata Pezeshkian seperti dikutip dari AFP.

Saat ini, Mojtaba hanya berkomunikasi melalui surat. Hal itu memicu spekulasi mengenai hubungannya dengan sejumlah pejabat tinggi di Iran.

Namun, Pezeshkian membela pemimpinnya. Ia menegaskan dirinya mampu mengadakan pertemuan yang produktif dengan Mojtaba dan disambut dengan apa yang ia sebut sebagai kebaikan serta logika yang sangat masuk akal.

"Sayangnya, situasi saat ini memungkinkan beberapa orang jahat untuk menggambarkannya secara berbeda dan menampilkan citra yang berbeda tentang dirinya," katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gus Yahya Luncurkan Saadatuna, Syarah Lima Prinsip Umat Terbaik ala Nahdlatul Ulama
• 23 menit lalu
0
thumb
‘Susah Bawanya Bang’, Pengakuan Saepullah Pelaku Mutilasi di Depok yang Panik Buang Jenazah Kunaefi
• 22 jam lalu
0
thumb
Luis Figo desak Presiden FIFA Gianni Infantino mundur
• 11 jam lalu
0
thumb
Jelang Pemilihan FIFA, Infantino Dituding Tekan FA Yordania
• 10 jam lalu
0
thumb
Karhutla di Ketapang Telan 1 Korban Jiwa
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.