Cinta Laura Soroti Kasus Pasien BPJS Meninggal Usai Dihina Nakes, sang Artis Minta Sosok Ini Tanggung Jawab!

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Cinta Laura soroti kasus pasien BPJS meninggal dihina nakes. Sang artis bahkan meminta pertanggungjawaban dari pihak berwenang.

Sebelumnya, sempat viral kasus meningganya sosok pria bernama Yurizal. Dimana saat itu ia sebagai pasien BPJS mengeluhkan hal yang dialaminya.

Yakni dimana ia, mengunggah hal yang terjadi padanya di platform media sosial, Threads. Saat itu, tepatnya pada 22 Juli 2026, korban sempat mengeluhkan hal yang dialaminya tatkala berobat ke rumah sakit.

Pasalnya, saat itu dirinya sampai menunggu delapan jam sebelum mendapatkan ruang perawatan ketika menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Unggahan tersebut kemudian mendapatkan berbagai tanggapan dari pengguna media sosial.

Salah satu komentar yang memicu kecaman publik diduga ditulis oleh akun milik seseorang berinisial NZ. Dimana si pemilik akun diduga terafiliasi dengan RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

"Yuris org miskin harta miskin akal tp pgn di istimewain. 8 jam sangat sangat wajar apalagi kt lo itu RS rujukan nasional... boleh gue bilang sesuatu? LO GOBLOK BANYAK BACOT," tulis NZ.

Mengetahui hal tersebut, Cinta Laura soroti kasus tersebut. Dimana di akun media sosialnya, Cinta Luara menyinggung soal pasien BPJS yang seperti banyak ditelantarkan.

"Setiap kali kasus seperti ini viral, pembahasannya langsung berputar di satu pertanyaan: siapa yang salah dan siapa yang benar.

Menurut aku, justru itu bukan pertanyaan yang paling penting.

Pertanyaan yang sebenarnya lebih penting adalah: kenapa begitu banyak orang Indonesia, termasuk tenaga kesehatan, sering merasa bahwa pasien BPJS layak ditelantarkan hanya karena menggunakan BPJS?," tulis Cinta Laura dikutip Grid.ID dari Instagram @claurakiehl, Kamis (6/8/2026).

Imbas dari hal tersebut, Cinta laura juga sering mendengar cerita-cerita soal keadaan pasien BPJS selama bertahun-tahun. Dimana mereka seperti tidak diperlakukan dengan layak.

 

Alhasil, tingkat ketidakpercayaan publik menjadi semakin meningkat setiap tahunnya.

"Tingkat ketidakpercayaan publik seperti ini gak muncul dalam semalam.

Ini terbentuk dari cerita-cerita yang terus bermunculan selama bertahun-tahun (ada yang terverifikasi, ada yang tidak) tentang pasien dan keluarganya yang merasa diabaikan di saat mereka paling membutuhkan pertolongan," imbuh Cinta Laura.

Lebih lanjut, Cinta Laura tampaknya juga mengikuti kasus yang menimpa Yurizal yang akhirnya viral di media sosial. Oleh karena itu, jika apa yang dituduhkan benar, Cinta meminta pertanggungjawaban orang-orang yang terlibat.

"Kalau tuduhan dalam kasus ini terbukti benar, maka mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban. Apa pun hasil akhirnya, publik tetap berhak mendapatkan transparansi," tulis Cinta Laura.

Terakhir, selain Cinta Laura soroti kasus pasien BPJS meninggal, ia juga melempar pertanyaan terkahit layanan keseharan. Dimana itu adalah hak setiap warga negara.

Dan hal itu harusnya tidak dibeda-bedakan berdasarkan kemampuan finansial atau jenis asuransi kesehatan yang dimiliki.

"Tapi di luar kasus ini, ada pertanyaan yang jauh lebih besar yang perlu kita renungkan: apakah tanpa kita sadari, kita sudah menciptakan sistem kesehatan di mana status asuransi seseorang memengaruhi rasa aman mereka saat melangkah masuk ke rumah sakit?

Layanan kesehatan bukanlah hak istimewa bagi mereka yang mampu membayar lebih.

Martabat, empati, dan pelayanan medis yang tepat waktu seharusnya TIDAK pernah bergantung pada apakah seseorang membawa kartu BPJS atau asuransi swasta.

Pasien ini, dan setiap keluarga di Indonesia, berhak mendapatkan jawaban, akuntabilitas, dan sistem kesehatan yang benar-benar bisa mereka percaya," tandas Cinta Laura. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Apindo Soroti Tekanan Sektor Riil di Kuartal II-2026 Meski Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen
• 15 jam lalu
0
thumb
Dugaan Patgulipat Febrie dan Perusahaan Don Ritto Mulai Diusut Kejagung, Ini Faktanya
• 15 jam lalu
0
thumb
Tangis Pedagang Pecah Saat Warteg 26 Tahun Dibongkar: Saya Belum Tahu Mau ke Mana
• 35 menit lalu
0
thumb
Ketika Empati Hilang, Coreng Wajah Pelayanan Kesehatan
• 8 jam lalu
0
thumb
Mendagri Siapkan Tiga Langkah sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.