Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia dalam keadaan aman. Ia meminta masyarakat tidak terpengaruh isu gangguan keamanan yang beredar di media sosial. Menurutnya, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan situasi masih terkendali.
Djamari juga mengimbau masyarakat menghentikan penyebaran konten provokatif yang memicu kepanikan. Pemerintah akan menindak penyebar hoaks yang memenuhi unsur pidana. Ia juga menegaskan pemasangan pagar di sejumlah mal tidak terkait isu kerusuhan dan pemerintah tidak melarang aksi unjuk rasa selama berlangsung tertib serta tidak mengganggu kepentingan umum.
Berikut sejumlah pesan dari Menko Polkam terkait keamanan kondisi Indonesia.
Menko Polkam Pastikan Kondisi RI Aman, Tepis Isu yang Beredar di MedsosMenteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago memastikan kondisi di Indonesia aman. Dia menepis kondisi gangguan keamanan seperti yang beredar di media sosial. Menurutnya, kondisi masyarakat masih berjalan normal.
“Seperti yang saya tegaskan tadi bahwa kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia itu dalam keadaan aman. Di Jakarta begitu, di pusat di daerah, juga dalam keadaan aman,” kata Djamari di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).
Ia menceritakan pengalamannya langsung melihat kondisi di pusat-pusat keramaian yang menurutnya tetap berjalan kondusif sampai saat ini.
“Bahkan saya juga berjalan bersama istri saya melihat ke pasar tradisional, juga aman-aman saja,” cerita Djamari.
Menko Polkam: Hentikan Sebar Konten Provokatif yang Picu Kepanikan MasyarakatMenteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meminta masyarakat menghentikan penyebaran informasi yang memuat isu mengenai gangguan keamanan nasional.
“Kami berharap semuanya, mari kita jangan memasukkan konten-konten tertentu yang menyebabkan kekhawatiran masyarakat,” kata Djamari dalam konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).
Ia menilai, penyebaran informasi semacam itu tidak layak karena berpotensi menimbulkan rasa takut di masyarakat.
“Kekhawatiran yang menjadikan rasa ketakutan, rasanya tidak layak,” ujarnya.
Menko Polkam Pastikan Indonesia Aman: Masih Dalam Kendali KitaMenko Polkam Djamari Chaniago memastikan Indonesia dalam kondisi yang aman. Kepastian itu disampaikannya usai menggelar rapat bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, hingga Kepala BIN di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).
"Situasi di dalam negeri sangat-sangat mantap dan perkembangan semua yang terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua," kata Djamari.
Terkait isu-isu yang berkembang belakangan ini, Djamari mengakui, ada banyak informasi yang menimbulkan kekhawatiran dengan menyebarkan fitnah hingga kebencian.
"Dan saya ingin pada kesempatan ini kami bersepakat untuk menyampaikan kepada masyarakat supaya tidak terganggu dengan masalah itu. Kami menanganinya semua itu," tegas dia.
Menko Polkam: Penyebar Hoaks Provokatif Gangguan Keamanan Akan Ditindak HukumMenteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan, pemerintah akan mengambil langkah hukum terhadap pihak yang menyebarkan konten provokatif terkait isu gangguan keamanan nasional apabila memenuhi unsur pidana.
“Kami berusaha untuk juga melihat kalau toh nanti terjadi hal-hal semacam itu dan masuk dalam kategori pelanggaran-pelanggaran pidana. Kami akan tindak,” ujar Djamari.
Ia memastikan setiap langkah penegakan hukum akan dilakukan secara terukur.
“Karena begitu ia mengganggu kepentingan masyarakat luas, kita lakukan tindakan-tindakan yang sangat-sangat terukur,” lanjut eks Pangkostrad.
Menko Polkam soal Mal Pasang Pagar: Tak Terkait Isu Rusuh, Sudah DiselesaikanMenteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago membantah anggapan pemasangan pagar di sejumlah mal di Jakarta, Surabaya, dan beberapa kota lain berkaitan dengan isu antisipasi kerusuhan.
"Pemasangan pagar? Enggak ada itu ya (keterkaitannya). Bahkan, responsnya kepala daerah sudah diselesaikan, baik yang di Surabaya maupun yang di Jakarta," kata Djamari dalam konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).
Menurut Djamari, pemasangan pagar merupakan kebijakan masing-masing pengelola mal untuk kepentingan keamanan kawasan mereka, bukan karena adanya ancaman gangguan keamanan.
"Jadi semuanya itu adalah kepentingan keamanan mereka sendiri," ujarnya.
Menko Polkam: Tak Ada Larangan Demo, Asal Tertib-Tak Ganggu Kepentingan RakyatMenteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan, pemerintah tidak melarang masyarakat menyampaikan pendapat melalui aksi unjuk rasa.
"Aksi unjuk rasa tidak ada larangannya, ya, tidak ada. Yang jelas tidak diharapkan adalah tindakan-tindakan anarkis," ujar Djamari saat konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).
Menurut Djamari, demo merupakan hak masyarakat selama tidak mengganggu kepentingan umum maupun merusak fasilitas publik.
"Selama tidak mengganggu kepentingan rakyat, selama dilakukan dengan tertib, tidak melakukan perusakan," lanjutnya.






Komentar (0)